Valentino Rossi

@Rayapos | Jakarta – Jelang musim MotoGP 2019, Valentino Rossi tengah mengalami dilema. Pasalnya, balapan tahun depan bakal diikuti Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia. Kedua pebalap ini merupakan dua anak didik The Doctor di VR46 Riders Academy.

Perasaan rider Yamaha kelahiran Italia ini campur aduk. Rossi mengaku bangga anak asuhnya bisa berlaga di kelas utama MotoGP. Namun disisi lain, ia menganggap kedua rider muda ini tentunya bakal menyulitkan ambisinya meraih gelar juara dunia kesepuluhnya.

Rossi pun mengaku senang melihat perkembangan Morbidelli dan Bagnaia selama beberapa tahun terakhir. Ditambah lagi prestasi mentereng yang ditunjukkan Luca Marini dan Marco Bezzecchi 2018.

Sebagaimana dilansir laman Sky Sport, Jumat (14/12/2018), Rossi menyatakan dirinya terlalu baik mendidik para anggota VR46 Riders Academy. Juara dunia sembilan kali ini yakin Morbidelli dan Bagnaia memiliki ambisi dan tak sabar untuk mengalahkan sang guru.

“Selama beberapa tahun terakhir, kami telah melakukan pekerjaan dengan baik bersama Academy. Bahkan sepertinya terlalu baik, karena dua rider kami, Franco dan Pecco sama-sama di MotoGP tahun depan,” canda Rossi.

Baca Juga:

Maradona Diusir Sang Pacar dari Rumahnya

Pochettino Senang Masuk Radar Real Madrid

15 Klub Lolos Babak 16 Besar Liga Champions

“Mereka bakal jadi masalah besar, karena mereka tak sabar untuk mengalahkan saya. Inilah yang biasanya dilakukan anak-anak muda kepada orang tua.”

Morbidelli merupakan juara dunia Moto2 2017, naik lebih dulu ke MotoGP tahun ini. Rider 24 tahun ini membela Petronas Yamaha SRT dan mengendarai YZR-M1 spek pabrikan. Hasilnya, ia tampil gemilang di uji coba pascamusim Valencia dan Jerez.

Sementara Bagnaia, yang menjuarai Moto2 2018 juga dipastikan menyusul langkah Morbidelli. Rider 21 tahun ini membela Alma Pramac Racing dan mengendarai Desmosedici GP18.

Terlepas dari persaingan dengan dua muridnya, Rossi berharap Yamaha benar-benar bekerja keras mengatasi semua masalah musim lalu. Ia menanti hasil baik dalam uji coba pramusim di Sepang, Malaysia pada 6-8 Februari mendatang.

“Uji coba Sepang pada Februari nanti bakal sangat penting, karena di sanalah kami akan memahami level kami untuk sepanjang musim. Semoga kami bisa lebih kompetitif dibanding tahun ini,” jelasnya.

“Jika Yamaha bisa memperbaiki diri, kami bisa bersenang-senang. Kami harus memperbaiki 4-5 aspek yang sangat penting. Mereka tengah mengusahakannya, kami butuh lebih banyak waktu.”