Pemain Inter MIlan, Radja Nainggolan

@Rayapos | Jakarta – Radja Nainggolan menyatakan bahwa dirinya tidak akan pernah mau bermain di tim nasional Belgia. Gelandang Inter Milan ini merasa kecewa karena disingkirkan dari skuat Belgia oleh Roberto Martinez di Piala Dunia 2018 lalu.

Kala itu, sang pelatih memang mencoret nama Nainggolan dari skuat final Belgia untuk Piala Dunia. Martinez beralasan pemain yang memiliki darah Indonesia ini tak cocok dengan taktik yang diterapkannya.

Menurut Nainggolan, alasan Martinez sungguh menyedihkan. Ia merasa yakin dan layak berada dalam skuat Belgia, tetapi Martinez justru menyingkirkannya dengan alasan yang tak masuk akal.

“Alasan yang dia (Martinez) berikan kepada saya sungguh menyedihkan dan saya kecewa karena disingkirkan, sebab saya tak pernah minta bermain, saya hanya layak berada di skuat itu,” ungkap Nainggolan, sebagaimana dilansir laman Marca, Jumat (23/11/2018).

Baca Juga:

Sevilla Segera Permanenkan Bomber AC Milan Ini

Lirik De Gea, Juventus Dekati Jorge Mendes

Iannone Siap Bantu Aprilia Kembangkan Motor RS-GP

“Saya tak akan pernah kembali ke tim nasional, bahkan jika mereka mengganti pelatih dan menempatkan pelatih lain.”

Nainggolan mengaku hanya ingin fokus pada Inter Milan. Ia percaya setelah memutuskan melupakan Belgia, dirinya akan bisa berkonsentrasi dan tampil lebih baik lagi.

“Saya akan berkata ‘tidak’ [pada tawaran Belgia], sebab hanya ada Inter bagi saya sekarang dan setiap kali ada jeda internasional, saya punya waktu istirahat empat atau lima hari,” tukasnya.