FOTO: RAYAPOS/ANDREW TITO

@Rayapos | Jakarta – Dua Mahasiwa dengan inisial MHS (24) dan NI (24) dari Universitas ternama di Jakarta Barat, nekat nyambi edarkan ganja. Mereka tertangkap saat transaksi di kawasan Joglo Jakarta Barat, Selasa (16/10/2018).

Kapolsek Kembangan Kompol Egman Adnan SH mengatakan, penangkapan terhadap dua orang pengedar narkoba lantaran adanya informasi transaksi narkoba oleh warga sekitar.

Mendapati laporan yang dimaksud, Egman Memerintakan anggotanya guna melakukan penyelidikan.

Baca juga:

Gadis Cantik Ini Dicekoki Miras, Dibugili, Lalu Diperkosa 3 Pria dalam Angkot

Video Nasihat Hati-hati Korupsi, Eee… Bupati Bekasi Ditangkap KPK

Tidak butuh waktu lama, kedua tersangka berhasil ditangkap sebelum barang haram berpindah tangan ke pembelinya. Polisi pertama berhasil menangkap MHS.

“Dari penangkapan MHS, kita sita barang bukti satu paket sedang daun ganja, satu paket kecil daun ganja berikut satu bungkus plastik batang ganja seberat 27,2 gram,” ucap Kompol Egman, Selasa (16/10/18)

Kanit Reskrim Polsek Kembangan Iptu Dimitri Mahendra SIK MSi menambahkan, dari penangkapan terhadap tersangka (MHS), pihaknya melakukan pengembangan.

Dari hasil pengembangan, kembali menangkap tersangka HI bin WW (21) di rumahnya di Jalan Raya Joglo RT. 13/02 Joglo, Kembangan Jakarta Barat.

“Kita lakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti 7 paket sedang daun ganja seberat 24,7 gram siap edar,” ujar Dimitri.

Masih dikatakannya, dari hasil interogasi kedua tersangka, diketahui mereka merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Jakarta yang juga kerap edarkan ganja di dalam kampus dengan sasaran edar mahasiswa lainnya.

“Adanya dugaan, mereka (tersangka) mengedarkan barang haram tersebut kepada mahasiswa lain,” katanya.

Hingga kini, polisi masih melakukan pengembangan terkait pemasok narkoba terhadap kedua tersangka tersebut.

“Kita masih melakukan pengembangan siapa pemasok barang haram itu. Untuk kedua tersangka kita jerat pasal 114 ayat (1) Sub 111 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujarnya.

BAGIKAN