Pelatih Timnas Indonesia, U-23, Luis Milla

@Rayapos | Jakarta – Setelah dipastikan kontraknya tidak lagi diperpanjang oleh PSSI sebagai pelatih timnas Indonesia, Luis Milla menyampaikan salam perpisahannya. Masa bakti pria Spanyol itu berakhir seiiring usainya perhelatan Asian Games 2018.

Melalui akun instagram pribadinya, Minggu (21/10/2018) malam, Milla mengungkapkan kesedihannya tak bisa melanjutkan pekerjaannya di Indonesia. Selain itu, ia menyampaikan masalah yang terjadi selama menukangi timnas Indonesia.

Dalam postingannya tersebut, Milla juga mengunggah lima foto antara lain fotonya dengan penggawa timnas, dengan para asistennya termasuk Bima Sakti, penerjemahnya dan dokter timnas.

“Hari ini bukan hari yang mudah bagi saya, karena saya tidak akan melanjutkan sebagai pelatih di Indonesia. Sebuah proyek yang lebih dari satu setengah tahun telah berakhir, meskipun terjadi manajemen yang buruk, pelanggaran kontrak yang berulang dan rendahnya profesionalisme para pimpinan selama sepuluh bulan terakhir. Saya pergi dengan perasaan telah melakukan pekerjaan yang bagus,” tulis Milla.

Kendati begitu, Milla tak ragu untuk menyebut Indonesia sebagai rumah keduanya. Tak lupa, ia juga mengucapkan rasa terima kasih pada semua pihak yang dianggapnya sangat membantunya selama ini.

Baca Juga:

Hadapi Qatar, Indra Sjafri Minta Anak Asuhnya Fokus Bertahan

Siapkan Pengganti Neymar, PSG Bidik Griezmann

Lionel Messi Bangun Pusat Kanker di Barcelona

“Indonesia akan selalu menjadi kampung halaman saya yang kedua, karena saya menghargai betapa baik kota ini memperlakukan istri saya, asisten saya dan saya sendiri,” serunya.

“Saya ingin berterima kasih kepada semua staf saya atas dukungan mereka dan semua kerja keras dan profesional yang dilakukan, terutama untuk BIMA, BAYU, DOCTOR PAPI, SR. ENRI, SUDIR, ARMIN, ALI, MANU, IPANG dan UCCI. Kami senang dapat bekerja dengan Anda semua!”

Selain kepada jajaran manajemen kepelatihan, Milla tentu juga tak melupakan anak didiknya di Timnas Indonesia, termasuk skuat senior maupun skuat U-23.

“Akhirnya, saya tidak ingin mengucapkan selamat tinggal tanpa menyebutkan secara khusus kepada para pemain yang telah menunjukkan komitmen, kesopanan, dan kemauan untuk meningkat dengan sikap yang sangat baik di setiap saat,” lanjutnya.

“Saya tidak akan pernah melupakan Anda dan Anda akan selalu ada di hati saya. Ingat Anda punya teman di Spanyol untuk apa pun. TERIMA KASIH Indonesia!”