Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno (tengah)

@Rayapos | Jakarta – Kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memasuki tahun keempat. Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahudin Uno mengkritik beberapa kekurangan selama empat tahun itu.

“Yang banyak tantangan juga masalah penegakan hukum. Kenapa Prabowo-Sandiaga mengangkat isu Indonesia adil, adil dulu, baru bisa makmur karena masih dirasakan segenap masyarakat kepastian hukum itu harus terus diperbaiki,” kata Sandiaga, Minggu (21/10/2018).

Baca juga:

Bicara ke Ribuan Santri, Ini Pesan Penting Jokowi

Nih Daftar Koordinator Eks 212 yang Dukung Jokowi-Ma’ruf

Sandiaga mengatakan, hukum jangan sampai timpang sebelah artinya harus adil. Bagaimana tidak tajam ke bawah tapi tumpul ke atas.

“Bagaimana hukum itu tidak tebang pilih,” ujar dia.

Hal lain yang disoroti Sandiaga yakni perekenomian. Ia menyampaikan data temuan dari timnya terkait kenaikan harga sembilan kebutuhan bahan pokok atau sembako di pasaran.

“Itu suara rakyat. Saya tanya ke pasar, turun ke milenial, dan itu enggak direkayasa saya tanya “cari kerja susah atau gampang?”, “susah”, “Harga-harga turun atau naik?”, “naik”. Silahkan saja pemerintah mengcounter dengan data-data, tapi itu menunjukan jarak antara pemerintah dengan masyarkat semakin terlihat jaraknya,” papar Sandiaga.