Kali Item, Kemayoran Jakarta Utara (FOTO: Ist)

@Rayapos | Jakarta – Masalah bau tak sedap dari Kali Item di Kemayoran belum tuntas secara permanen. Padahal Wagub DKI Sandiaga pernah menjanjikan untuk membersihkan Kali Item dengan alat pengolah tinja. Kenapa tidak berjalan?

Sandiaga mengatakan akan membersihkan Kali Item dengan alat pengolah tinja bernama PAL-Andrich Tech System pada 31 Mei lalu.

“Pengolahan air limbah sungai sekarang yang sungai, Kali Item sekarang atas instruksi Pak Wapres salah satunya. Kita akan mencoba sistem yang diperkenalkan oleh PT MJH,” kata Sandiaga di kantor BPS DKI, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (31/5/2018).

Baca juga:

Tak Diakui oleh PA 212, Kapitra Ampera Mengklaim Masih Pengacara Habib Rizieq

PKS Terancam Tak Lolos ke DPR di 2019, Fahri: Partai Tak Punya Masa Depan

Sandi juga mengatakan alat itu ditargetkan digunakan bulan Juli tahun ini. “Targetnya dalam satu bulan ini kita selesaikan (uji coba mesin, red). Hasil uji coba mesinnya ini cukup bagus ya. Kita berharap hasilnya cukup bagus,” terangnya.

Namun kini jalan pintas yang diambil Pemprov DKI, yaitu memasang waring. Pemasangan waring ini, selain untuk menutupi Kali Item yang tak sedap dipandang, juga untuk mengurangi bau tak sedap.

“Di lokasi kita kurangi pencahayaan (dengan waring) sehingga mengurangi evaporasi, harapannya tidak tercium (bau). Bukan hanya menutup tapi juga aroma,” kata Gubernur DKI Anies Baswedan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (20/7/2018).

Anies mengatakan sudah melakukan berbagai macam cara sebelum melakukan pemasangan waring untuk mengurangi bau. Salah satunya adalah meminta pengusaha tahu di sekitar lokasi tidak membuang limbah di kali.

“Pengawasan sudah dilakukan, tetapi, sudah menahun. Saya yang instruksikan (pasang waring) setelah berdiskusi dengan pakar untuk mengurangi penguapan,” ucap Anies.

Selain dipasang waring, sekitar Kali Item dipasang tanaman secara vertikal. Hal tersebut untuk mempercantik kawasan Kali yang berada di dekat Wisma Atlet.

BAGIKAN