Satgas Batalyon Komposit TNI Bantu Warga Darfur

@Rayapos | El Geneina, Darfur: Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt-02 memberikan bantuan kepada warga Darfur, Afrika, Rabu (13/4).
“Selain bertugas sebagai pasukan perdamaian dengan melaksanakan Short Range Patrol, Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid juga melaksanakan kegiatan Civil Military Coordination,” ujar Dansatgas Indobatt Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto yang turut serta meninjau kegiatan tersebut.
Kali ini, wilayah yang menjadi fokus pelaksanaan kegiatan Satgas Batalyon Komposit TNI yang dipimpin Pasi Cimic Kapten Arm Rianto Hartomo dan Lettu Inf Christian Indra adalah daerah Fogi dan Kridding-3, dimana kedua tempat tersebut masih dalam wilayah tanggung jawab operasi pasukan perdamaian Kontingen Garuda XXXV-B/Unamid, di El Geneina, Darfur, Afrika.
“Di dua tempat ini, Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid memberikan bantuan berupa Hambal dan Al-Quran, bantuan yang diberikan ini sesuai kebutuhan masyarakat setempat yang mayoritas beragama Islam,” tambahnya.
Menurut Dansatgas Konga XXXV-B/Unamid, kegiatan Cimic Satgas Batalyon Komposit TNI dilaksanakan secara rutin dan terencana serta diselenggarakan dalam bentuk kegiatan sosial guna memberikan bantuan kepada warga lokal di wilayah konflik, agar masyarakat dapat menerima keberadaan dari Pasukan Garuda Indobatt-02.
“Kedatangan Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid atau Indobatt-02 harus memberikan kesan yang baik kepada masyarakat Sudan, sehingga warga lokal akan simpati dan menerima keberadaan Prajurit Garuda dengan tangan terbuka, salah satunya dengan memperbanyak kegiatan Cimic,” jelasnya.
Disisi lain, warga lokal yang menerima bantuan khususnya di daerah Fogi yang diwakili oleh Syekh Muhammad Hazab menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Satgas Batalyon Mekanis TNI (Indobatt-02).
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan anak-anak untuk belajar mengaji, karena selama kurun waktu keberadaan Pasukan UN (United Nations) belum pernah ada yang berkunjung untuk melihat ataupun memberikan bantuan kemanusiaan kepada mereka,” pungkasnya.[hdi]

LEAVE A REPLY