Profil korban pesawat JT-610 (FOTO: RAYAPOS/KEMAL MAULANA)

@Rayapos | Jakarta – Dari 48 kantong korban jenazah pesawat Lion Air JT610 baru satu orang yang berhasil teridentifikasi. Kapus Inafis RS Bhayangkara (Polri) Brigjen Hudi Suryanto menjelaskan, satu orang ini berasal dari bagian tubuh yang baik dari 24 kantong di hari pertama.

“Kami berhasil menidentifikasi 1 korban, mudah-mudahan ini jadi awal pembukaan korban lainnya,” kata Hudi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (31/10/2018).

Baca juga:

Bangun Infrastruktur, Penghasilan Petani Naik 100 %

Keluarga Kardashian Habiskan Rp 500 Juta untuk Hotel di Bali

Adapun, Hudi menjelaskan, bagian tubuh tersebut dengan mudah teridentifikasi karena bagian tubuhnya lebih baik dibandingkan kantong-kantong jenazah lain.

“Kita melakukan identifikasi dengan menggunakan proses sidik jari dan pencocokan identitas. Dan kita yakini ini satu tubuh yang identifikasinya mudah,karena ada tangan kanan yang masih lengkap dengan lima jari,” ucapnya.

Hudi menjelaskan korban adalah seorang penumpang Lion Air berjenis kelamin perempuan dengan nama Janatun Cyntia Dewi.

Lahir di Sidoarjo pada 12 September 1994 (24). Beragama Islam, serta memiliki alamat di Dusun Primbon RT1 RW1, Sidoarjo, Jawa Timur.

Selain itu dia mejelaskan berdasarkan data atamortem, identifikasi dilakukan dengan metode premier yakni dari data sidik pada KTP elektronik.

Dalam kartu keluarga, korban diketahui adalah anak ke-3 dari Ibu Surtiyem dan Bambang Suryadi.

“Data premier atau data antomortem juga sangat membantu,” tandasnya.