Bekerja menggunakan komputer (Foto : Ilustrasi)

@Rayapos | Jakarta – Kehadiran teknologi informatika membuat penggunanya banyak mendapatkan kemudahan dalam segala hal. Kini, sebagian besar penduduk dunia bahkan tak bisa lagi melepaskan diri dari kebutuhan penggunaan perangkat IT tersebut, seperti gadget dan komputer.

Tetapi tahukan anda, penggunaan perangkat komputer dan gadget secara berlebihan mengancam kesehatan tubuh?

Salah satu gangguan kesehatan yang disebabkan oleh penggunaan komputer dan gadget secara berlebihan adalah email apnea atau screen apnea.

Baca juga : Ternyata Menyanyi Baik Untuk Kesehatan

Screen apnea adalah gangguan pernapasan ketika seseorang menggunakan komputer.

Menurut peneliti asal Auckland, Selandia Baru, Tania Clifton Smith, gangguan screen apnea muncul karena terlalu intens menatap layar, membalas email, mengetik, atau bermain game.

Banyak orang yang tidak sadar bahwa ketika terlalu fokus di depan komputer atau gadget, mereka tidak bernapas dengan benar dan cenderung menahan napas. Jika demikian, ini bisa memicu berbagai penyakit lain seperti gejala insomnia, kecemasan, sakit kepala, tegang otot, membuat jantung Anda berdetak di atas ritme normal, dan tentu saja mengurangi kinerja Anda.

Berdasarkan penelitian, 80% orang yang diobservasi menderita screen apnea. Menariknya 20% yang tidak terkena screen apnea adalah mereka yang berprofesi sebagai penari, musisi, atlet, dan pilot—atau boleh dikata mereka yang banyak melakukan aktivitas fisik dalam pekerjaannya.

Baca juga : Atasi Kolesterol Secara Alami Dengan Makanan Ini

Hasil penelitian itu diamini oleh seorang blogger dari Gizmodo, Adam Clark Estes. Estes mengaku bahwa dia mudah merasa pusing jika terlalu fokus dan berkonsentrasi pada teks atau tulisan yang penting di komputernya. Mengambil napas dalam bisa membantu meredakannya, namun rasa pusing itu kembali lagi ketika dia mulai fokus pada tulisan di layar.

Sebutan screen apnea sendiri digunakan pertama kali oleh pimpinan Apple, Linda Stone. Linda menjelaskan bahwa ketika mengetik atau membaca tulisan di layar komputer, banyak orang yang tak bernapas dengan benar. Mereka cenderung menahan napas, mengurangi aliran oksigen ke otak, dan mempengaruhi sistem saraf simpatik.

Karena hal ini, pupil seseorang akan membesar, detak jantung akan semakin cepat, dan membesarkan volume pembuluh darah pada wajah. Ada juga yang mengalami rasa kram pada kaki atau berkeringat secara berlebihan, seperti dilansir oleh Genius Beauty.

Baca juga : Akhirnya Andi Narogong Divonis Delapan Tahun Penjara

Lalu bagaimana mencegahnya ?

Cara jitu menghindari serangan screen apnea menurut Stone adalah dengan mulai membangun kesadaran setiap mengecek smartphone atau tengah bekerja di depan layar untuk mengatur napas dengan mengambil napas dan membuang napas panjang.

Jangan lupa untuk beristirahat sembari memberi jeda pada aktivitas mengetik Anda. Selain itu, aktivitas menari dan menyanyi rupanya baik untuk membantu Anda bernapas secara teratur dan mengembangkan kapasitas paru-paru.

BAGIKAN