Sampah di Pintu Air Manggarai | Foto: Dok Rayapos

@Rayapos | Jakarta – Sebanyak tujuh truk dikerahkan Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Badan Air, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengangkut sampah-sampah yang tersangkut di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat.

“Biasanya hanya lima truk. Tapi karena saat ini musim penghujan, jadi kita tambah lagi (tujuh truk) untuk mengantisipasi naiknya air di Pintu Air Manggarai,” ungkap Petugas UPK Badan Air, Fauzi.

Menurut Fauzi, satu truk mampu menampung 12 kubik sampah atau sekitar 12 ton. Selanjutnya, kata dia, sampah akan dibawa ke tempat pembuangan sampah sementara di Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur, sebelum dibuang ke TPST Bantar Gebang.

Adapun mengenai jam kerja pengangkutan sampah, lanjut dia, tergantung kondisi di Pintu Air Manggarai. Bahkan, UPK Badan Air beberapa kali berjaga 24 jam karena volume sampah lebih banyak dari biasanya.

Baca Juga:

Pemuda Ini Jidatnya Bolong Dibacok Geng Katak Beracun

Jokowi Bicara soal Dirinya Dikaitkan dengan PKI, Begini Katanya

Inilah Dasar Penetapan Habib Bahar Jadi Tersangka

Saat musim hujan, Fauzi menyebut UPK Badan Air juga mengerahkan Satgas Banjir. Mereka bertugas pada sore hari untuk membantu membersihkan pintu air dari sampah yang tersangkut.

“Hari ini mulai angkut sampah sekitar pukul 06.00 WIB. Biasanya, kita selesai pukul 15.00, tergantung kondisi,” tukasnya

Fauzi menyampaikan, sampah yang diangkut kebanyakan berupa plastik, bambu, dan gabus. Namun pihaknya juga beberapa kali ditemukan sampah-sampah yang unik seperti kulkas, kasur, dan kipas angin.

Sebagaimana diketahui, Pintu Air Manggarai berperan sebagai pengatur aliran air yang akan menuju Banjir Kanal Barat.