Setnov Sebut Ahok Sahabat, Golkar Tegaskan Belum Menutup Pintu

@Rayapos | Jakarta: Partai Golkar tidak main-main dalam perubahan sikapnya terkait siapa yang nanti akan diusung untuk bertarung di Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti. Dengan penegasan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk maju dari jalur independen, hari-hari menuju Pilkada nanti menjadi kian menegangkan untuk ditunggu.

Sebelumnya, Partai Golkar telah menegaskan tidak akan mendukung Ahok dan malahan pernah menyatakan siap untuk berkoalisi dengan partai politik (parpol) lain untuk melawan Ahok. Namun ketika tongkat kepemimpinan berpindah pada Setya Novanto, sikap Golkar pun berubah drastis.

Setya Novanto memang dikenal dengan sikapnya yang akan kembali membawa Golkar mendukung pemerintah, ketika masih melakukan serangkaian kampanye sebelum Musyawarah Nasional Luar Biasa Golkar digelar di Bali, pekan lalu.

“Kita kan lagi survei. Pak Ahok masuk dalam survei itu. Selain itu ada Risma, Yusril, Ganjar, termasuk Sjafrie Sjamsoeddin. Nanti setelah survei rampung awal Juni, kita akan laporkan resmi ke Ketum Setya Novanto untuk jadi pertimbangan DPP,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI di Jakarta, Rabu (18/5).

Zainuddin bahkan menegaskan bahwa pintu belum tertutup untuk Ahok.

“Kita menghormati pilihan Pak Ahok dalam ruang independen. Tapi kan ada mekanisme pemilihan melalui sistem kepartaian. Apa pun petunjuk DPP, keputusan ketum, Golkar DKI akan patuh. Semua masih berpeluang untuk diusung Golkar,” ujar Zainuddin.

Sebelumnya di Munaslub Bali, Setya Novanto sempat menyatakan pernyataan positif tentang Ahok, Pilkada 2017, serta sikap Partai Golkar.

“Kita akan evaluasi (soal Pilgub DKI). Dan Ahok kan sahabat saya,” tegas Setya Novanto.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY