Foto: Ilustrasi

@Rayapos | Pekanbaru – Diduga telah melakukan tindak pidana aborsi, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan mengamankan pasangan diluar nikah. Pasangan tersebut adalah IR (27), bersama teman wanitanya NO (29).

Dikatakan Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan bahwa penangkapan terhadap kedua pelaku berawal saat dilakukan patroli Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (K2YD) Polres Pelalawan di sebuah wisma di Kabupaten Pelalawan, Riau.

Di lokasi tersebut, polisi menemukan pasangan yang sedang menginap di wisma namun tidak bisa menunjukkan identitas pernikahan. Saat dilakukan pemeriksaan di kamar, timbul kecurigaan petugas terhadap kondisi pelaku wanita yang tampak tidak sehat.

Setelahnya, petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sepeda motor milik IR yang sedang berada di parkiran wisma. Saat diperiksa, polisi menemukan sebuah kantong plastik putih di dalam jok motor yang telah mengeluarkan bau busuk.

Baca Juga:

Alfamart Benhil Dijarah 2 Perampok Berpistol

Ayah Cabuli M Selama 2 Tahun, Terungkap Gegara WA Begini…

Saat diperiksa, polisi menemukan sebuah kantong plastik putih di dalam jok motor yang telah mengeluarkan bau busuk. Atas temuan tersebut, dilakukan pengecekan terhadap kedua pelaku karena diduga melakukan tindakan aborsi.

Polisi kemudian membawa NO ke RS Efarina di Kecamatan pangkalan Kerinci untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan karena diduga mengalami pendarahan. Sedangkan kekasihnya IR dibawa ke Mako Polres Pelalawan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut pengakuan IR, kehamilan NO diketahui telah berusia empat bulan. Mereka melakukan aborsi karena keduanya pasangan selingkuh. NO mengaku seorang janda dalam proses perceraian. Sedangkan IR adalah suami yang memiliki dua orang anak.

“Aborsi dilakukan dengan cara meminum obat untuk keguguran yang diperoleh dari seseorang. Pada hari Minggu (22/7/2018), janin pelaku keluar saat berada disebuah hotel di Pekanbaru,” ungkap AKBP Kaswandi, Kamis (26/7/2018).

Kapolres Pelalawan menambahkan, kasus aborsi ini dilimpahkan ke Polresta Pekanbaru, karena kedua pelaku melakukan aksi tersebut di Pekanbaru. “Untuk tidak lanjut perkara, kedua pelaku kita serahkan ke Polresta Pekanbaru,” tukasnya.

BAGIKAN