Ratna Sarumpaet jadi tahanan Polda Metro Jaya

@Rayapos | Jakarta – Fakta-fakta soal kabar Hoaks yang dibuat Ratna Sarumpaet mulai bermunculan. Belakangan diduga ada skenario untuk menyebarkan kabar penganiayaan Ratna hingga viral.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan, penyidikan kasus dugaan penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet akan diusut tuntas.

Salah satunya adalah percakapan WhatsApp Ratna Sarumpaet yang diduga membahas skenario penyebaran kabar tersebut.

“Ada percakapan WhatsApp atau tidak, saya ingatkan bahwa penyidikan mencari bahan keterangan sebanyak mungkin, baik dari medsos, keterangan per orang, dan sebagainya,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, (15/10/2018).

Baca juga:

Gadis Cantik Ini Dicekoki Miras, Dibugili, Lalu Diperkosa 3 Pria dalam Angkot

Neraca Perdagangan Surplus, Jokowi: Ekonomi Kita Mulai Membaik

Setyo hanya menegaskan, soal ada atau tidak pesan WhatsApp soal skenario Ratna, penyidik akan melakukan pengecekan.

“Nanti dicek lagi di penyidik karena ini substansi penyidik,” ujar Setyo.

Sebelumnya, sempat beredar isu Ratna berkomunikasi dengan beberapa pihak sebelum hoaks penganiayaannya menyebar.

Beberapa nama yang disebut berkomunikasi dengan sejumlah nama di lingkungan timses Prabowo-Sandi.

Diketahui bahwa Ratna Sarumpaet telah ditahan sebagai tersangka di Polda Metro Jaya. Penyidik menjerat Ratna dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, sebab kebohongan yang dibuat Ratna menyebabkan keonaran.

Ratna juga diancam Pasal 28, Pasal 45 Undang-Undang ITE terkait penyebaran hoaks penganiayaan. Atas kasus tersebut, Ratna terancam sepuluh tahun penjara.