FOTO: RAYAPOS/ANDREW TITO

@Rayapos | Jakarta – Guru SMAN 87 Jakarta, Nelty Khairiyah dituduh menyebarkan doktrin anti Jokowi ke siswa. Setelah diperiksa oleh Disdik DKI Jakarta, Nelty dinonaktifkan dari tugasnya mengajar di sekolah.

“Pada Rabu 10 Oktober 2018 Kepala sekolah membuat surat pernyataan untuk menonaktifkan mengajar sementara untuk yang bersangkutan,” ujar Kepala Sekolah SMA 87 Jakarta Patra Patia dalam pesan singkat kepada wartawan, Kamis (11/10/2018).

Baca juga:

Gerindra: Pilpres 2019 Jadi Pertarungan Terberat Prabowo

Goda Isteri Orang, Arda Turam Terlibat Baku Hantam

Patra menjelaskan sejak Selasa (9/1) lusa, telah dilakukan pembinaan terhadap Nelty oleh Kepala Seksi Sudin Pendidikan Jakarta Selatan bersama Patra.

“Hasil dari pembinaan itu, membuat pernyataan kepala sekolah membuat kronologi kejadian,” kata Patra.

Meski sudah diberhentikan sementara, bukan berarti Nelty dinyatakan bersalah. Karena belum ada bukti-bukti kuat yang menyatakan Nelty melanggar aturan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Sebelumnya, menurut Patiah, Nelty mengaku tidak menyebar doktrin kebencian terhadap Presiden Joko Widodo. Patiah mengatakan ia, mengajar sesuai dengan pembelajaran yang berlaku.

“Guru tersebut memang tidak mengakui, “saya bersikap netral bu, saya mengajar sesuai pembelajaran,” (ucapan guru N), tapi kan tetap saja, tak akan ada asap kalau tidak ada api,” ujar Patiah di kantornya, Rabu (10/10/2018).

BAGIKAN