Manajer Persebaya, Chairul Basamala | Foto: Rayapos/ BINTANG

@Rayapos | Jakarta – Manager Persebaya, Chairul Basamala mengaku agak keberatan dengan jumlah nominal denda yang diberlakukan oleh Komdis PSSI. Pasalnya, nominal denda tersebut dianggap terlalu besar.

“Ya sebenarnya saya merasa agak aneh. Kayak kasus di PS Tira ada satu orang suporter masuk kena 100 juta. Kemudian kasus lain ketika pemain telat masuk lapangan di denda 50 juta. Lucu juga,” kata Basamala di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (24/7/2018) malam.

Baca Juga:

Persebaya Minta Komdis PSSI Tegas Kepada Suporter

Manager Persebaya Kritik Tranparansi Komdis PSSI

“Kembali lagi, patokannya seharusnya seperti apa? Kita sebenarnya tidak mempermasalahkan tapi seharusnya edukasi kita terlebih dahulu. Supaya klub bisa belajar dan mengerti,” sambungnya.

Basamala menilai dengan adanya pembelajaran itu, klub dapat turut mengedukasi aspek lain seperti suporter dan juga jajaran kordinator lapangannya. Dengan begitu kejadian yang kurang mengenakkan dapat terhindar.

“Jadi kita bisa ajak berembuk suporter kita dan kordinator lapangan. Jadi harus ada edukasi. Jangan mau instan saja, gak mungkin itu. Arena sesuatu yang baik datang dari berdiskusi. Dan sekarang kita lagi banyak melakukan itu,” tukasnya.