@Rayapos | Jakarta – Perseteruan antara Marc Marquez dan Valentino Rossi menjadi intrik MotoGP 2018. Namun ketegangan dengan The Doctor ini pun membuat The Baby Allien belajar banyak hal, salah satunya dalam memiliki hubungan profesional dengan rival.

“Dengan para rider, Anda merupakan rival dan Anda tak bisa jadi teman. Teman itu soal lain. Tapi dengan rival (sebenarnya) Anda bisa punya hubungan baik,” ungkap Marquez, sebagaimana dilansir laman AS, Sabtu (24/11/2018).

Marquez pun mengaku sangat menyayangkan belum bisa mendapat kesempatan untuk kembali mengakhiri ketegangannya dengan Rossi. Mengenai hal ini pun juara MotoGP 2018 memiliki gambaran layaknya ‘orang paracan’.

“Dengan Vale, hubungan kami retak seperti kisah cinta kebanyakan. Kami berdansa salsa, lalu saling injak kaki,” tuturnya sembari tersenyum.

Baca Juga:

Iannone Siap Bantu Aprilia Kembangkan Motor RS-GP

NBA: Minnesota Timberwolves Bungkam Brooklyn Nets 112-102

Aguero Kena Tegur Pep Guardiola Gegara Makan Burger

Pada kesempatan yang sama, Marquez juga mengomentari hadirnya sang tandem anyar, Jorge Lorenzo. Sebelum bergabung dengan Honda, X Fuera sempat cekcok denganya. Tapi belakangan keduanya tampak punya hubungan yang baik.

Kendati telah menjadi kompatriot di Honda, lanjut Marquez, Lorenzo tetap akan rival utama yang harus dikalahkan musim depan. “Jorge dan saya akan seperti dua ayam jago dalam satu kandang.

“Tapi Honda memang harus punya dua rider yang mampu merebut gelar dunia, dan jika Jorge mengalahkan saya, maka selamat. Kami akan punya hubungan profesional yang baik, tapi di dalam lintasan kami akan saling mengalahkan,” tukasnya.