Cara penggunaan plester ini mudah saja, tinggal ditempel di permukaan kulit. (Foto: Georgia Institute of Technology/BBC)

@Rayapos | Jakarta – Tidak semua orang berani disuntik. Tapi takut disuntik atau fobia jarum suntik bukanlah persoalan sepele, karena itu merupakan kondisi mental yang sulit disembuhkan. Dan ini akan semakin menjadi masalah ketika yang bersangkutan jatuh sakit.

Tapi masalah itu kini sudah bisa diatasi, setelah tim peneliti Emory University, Inggris dan Georgia Institute of Technology, AS mengembangkan koyo atau plester khusus yang fungsinya menggantikan jarum suntik.

Plester itu  dilengkapi ratusan jarum suntik mikro selembut rambut di salah satu sisinya.  Pleater itu sangat mudah menggunakannya. Tinggal  ditempel ke kulit dan jarum-jarum mikro tadi bertugas menembus permukaan kulit dan memasukkan obat atau vaksin yang dibutuhkan.

Selain dijamin tidak terasa sakit, dengan cara ini berarti orang yang takut jarum sekalipun bisa memasang sendiri plester mereka.

Baca juga : 
Sebelum Terlanjur Parah, Cegah Sakit Tenggorokan Dengan Cara Sederhana Ini
Sebabkan Infeksi Lebih Parah, BPOM Akhirnya Bekukan Ijin Edar Albothyl
Ternyata Flu dan Pilek Itu Beda, Ini Penjelasannya

Tidak seperti vaksin atau obat untuk suntik biasanya yang harus disimpan dalam lemari es, plester ini dapat disimpan dimana saja dan dalam jangka waktu lebih dari setahun.

“Plester ini menawarkan perlindungan yang sama dengan vaksin pada umumnya, tapi bebas rasa sakit,” kata ketua tim peneliti, Prof Mark Prausnitz seperti dilaporkan BBC.

Baru-baru ini peneliti mengumumkan hasil tes keamanan plester ini. Untuk keperluan tes ini, mereka melibatkan 100 sukarelawan yang kesemuanya mendapat suntikan flu di lengan kemudian mencoba plester ini dengan menempelkannya di pergelangan tangan mereka selama 20 menit.

Partisipan dalam tes ini mengaku plester tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali, meski beberapa dari mereka melaporkan adanya efek samping ringan seperti kulit kemerahan atau gatal di area kulit yang ditempeli plester.

Namun sebagian besar dari mereka lebih memilih plester tersebut ketimbang alat suntik biasa.

“Dengan plester ini, vaksinasi juga dapat dilakukan dimanapun, entah itu di rumah atau tempat kerja,” timpal peneliti lain, Dr Nadine Rouphael.

Tak hanya itu, plester ini dapat dibuang begitu saja di tempat sampah biasa karena jarum suntik mikro yang ada di plester tersebut bisa hilang dengan sendirinya setelah dipakai.

“Anak-anak juga akan terbantu dengan adanya plester ini, karena rata-rata fobia jarum suntik itu berawal dari pengalaman di masa kecil,” imbuhnya.