Gelombang panas di Jepang (FOTO: time)

@Rayapos | Jakarta – Suhu udara Jepang meningkat hingga rekor tertinggi yakni 41,1 derajat celsius di sebuah kota di barat laut Tokyo, Senin (23/7/2018). Reuters melaporkan temperatur tertinggi tercatat di Kumagaya, perfektur Saitama.

Berdasarkan keterangan Badan Penanggulangan Kebakaran dan Pertahanan, Kyodo News melaporkan total 77 orang tewas sejak gelombang panas berembus pada 9 Juli hingga 22 Juli.

Di antara korban jiwa adalah seorang siswa sekolah dasar yang pingsan usai karyawisata ke sebuah taman tak jauh dari sekolahnya.

Baca juga:

Ombudsman Kritisi Beberapa Venue Asian Games 2018

Sane: Chelsea Bisa Jadi Sandungan Manchester City

Jepang telah dihantam gelombang panas selama hampir dua pekan, tapi suhu memuncak pada Senin, hingga melebihi 40 derajat di satu bagian metropolitan Tokyo. Sementara, di pusat ibu kota temperatur mencapai 39 derajat jelang sore.

Temperatur di Kyoto juga melampaui rekor tertinggi pekan lalu, berada di atas 38 derajat selama tujuh hari berturut-turut dan menyentuh 39,8 pada 19 Juli. Keadaan ini memaksa kota membatalkan salah satu acara wisatawan terbesar, parade Gion Matsuri, pada Minggu.

Jelang Olimpiade Musim Panas 2020, muncul kekhawatiran soal keamanan atlet dan para penonton.

Gelombang panas akibat lapisan dua sistem tekanan tinggi di atas hampir seluruh wilayah Jepang ini diperkirakan akan mereda pada pekan ini, tapi suhu mungkin masih berada di sekitar 33 derajat celsius.

BAGIKAN