@Rayapos.com | Jakarta – Ribuan hacker internasional sudah menyerang Google, sejak berdiri hingga kini. Tapi Google kebal. Salah satu penjaganya ternyata cewek cantik bernama Parisa Tabriz. Lahir di Chicago, AS, 1983.

Tabriz semula hacker. Kini menjabat Chrome Security Engineering Manager di Google. Ayahnya dokter imigran Iran. Ibunya perawat, blasteran Polandia-Amerika. Tabriz kecil dibesarkan di pinggiran Chicago.

Wajahnya gabungan Caucasian – Arabic. Postur tubuhnya seksi. Dia dijuluki Majalah Forbes sebagai “Top 30 People Under 30 To Watch in the Technology Industry”.

Dialah penjaga Google dari semua bentuk serangan teknologi. Di kalangan professional Google, dia dijuluki “Security Princess”.

Tentu, di Google dia bukan satu-satunya penjaga keamanan. Dia bekerja bersama 250 insinyur keamanan top dunia yang berkerja untuk Google. Ia bertanggung jawab untuk melindungi data-data pribadi milik pengguna layanan Google dan infrastruktur perusahaan.

Dilansir dari CNN, Tabriz memimpin sebuah tim, terdiri dari 30 insinyur kemanan. Tugas tim mengendus ancaman yang akan menyerang platform Google Chrome. Ini artinya, Tabriz harus selalu berpikir layaknya seorang hacker.

“Ada banyak kemiripan antara caramu berpikir, dan cara musuhmu berpikir, dalam pekerjaan ini,” papar Tabriz saat diwawancarai oleh majalah Elle seperti dilansir Business Insider.

Tabriz menjelaskan, setiap hari ia selalu berpikir layaknya hacker. Berpikir, bagaimana caranya membobol Google. Sebab, begitulah cara musuhnya berpikir.

“Insinyur kemanan komputasi adalah jenis pekerjaan yang sangat membosankan dan mengerikan. Namun saya menyukainya. Ada pihak-pihak yang sangat membutuhkan insinyur kemanan, dan saya merasa sangat berguna,” kata Tabriz.

Pekerjaan Tabriz memang tidak dirasakan langsung oleh para pengguna layanan Google. Namun berkat dia, para pengguna merasa aman berselancar di browser Google Chrome. (dwo)

BAGIKAN