Tim Polri mencari linggis alat bunuh sekeluarga Daperum di Kalimalang. Foto: JPNN

@Rayapos | Bekasi – Akhir pekan ini ada kesibukan di kali di Jalan Kalimalang. Tersangka pembunuh sekeluarga Bekasi, Haris Simamora digelandang ke sana. Mencari linggis, alat bunuh sekeluarga Daperum Nainggolan.

Bukan Haris yang terjun ke kali, melainkan ada enam penyelam dari Polri yang mengaduk-aduk dasar kali.

Sedangkan Haris, dalam kondisi tangan terborgol plastik, menunjukkan lokasi dia membuang linggis alat bunuh sekeluarga Daperum.

Para penyelam bergerak cepat. Karena arus kali cukup deras, tali karmantel dipasang melintang di Kalimalang.

Posisi di Kalimalang, Jalan Perempatan Tegal Danas, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat. Penyelam pertama mulai turun ke kali pukul 14.05 WIB, Sabtu (17/11/2018).

Ada satu penyelam yang pertama kali turun. Dia menjajagi situasi kondisi di dasar kali. Pasti lumpur sangat tebal di situ.

Tak selang lama, penyelam itu muncul ke permukaan. Kemudian menepi. Dia mengatakan kepada tim Polisi, arus cukup deras.

“Arus deras,” katanya.

Dia lalu meminta ada tali dipasang melintangi kali untuk membantu penyelaman. Tali karmantel pun dipasang.

Selain itu, ada satu tali lagi yang dipasang. Tali itu dikaitkan ke penyelam agar tidak terbawa arus.

Seorang penyelam lalu kembali turun ke kali. Hingga pukul 14.53 WIB, pencarian masih berlangsung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono sebelumnya mengatakan ada 6 penyelam dari Direktorat Polair Polda Metro yang diterjunkan dalam pencarian linggis ini.

“Ada satu regu (penyelam) yang teridiri 6 orang dari Polair Polda Metro Jaya,” ujar Argo di lokasi.

Tersangka Haris Menunjuk-nunjuk

Tersangka Haris ada di pinggir kali. Dia menunjuk-nunjuk titik lokasi dia membuang linggis.

bekasi10

Sekitar pukul 13.45, Sabtu (17/11/2018), dia dibawa ke aliran Kalimalang di Jalan Perempatan Tegal Danas, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat. Dia diapit dua petugas Resmob Polda Metro Jaya.

Haris menggunakan sebo hitam dan tangannya diborgol. Dia lalu dibawa ke tepi aliran air.

Haris lalu menunjuk satu titik di pinggiran kali. Lokasi itu ada di dekat satu pintu air kecil.

Setelah itu, Haris dibawa kembali ke dalam mobil.

Baca Juga:

TERBARU… CIA: Putra Mahkota Saudi Perintahkan Bunuh Khashoggi

Rp 4,4 Trilliun Mengendap di BUMD DKI, Anies Persilakan DPRD Bentuk Pansus

Hasyim Ingin Ada Uang Braille Jika Prabowo Jadi Presiden

Sebelumnya, linggis itu dipakai Haris untuk membunuh Daperum dan Maya yang sedang tidur. Polisi sempat mencari linggis tersebut pada Kamis (15/11/2018) malam.

Namun pencarian ditunda karena cuaca tidak mendukung.

“Sampai sekarang belum ditemukan karena dibuang ke Kalimalang. Kemarin penyidik ke sana, karena hujan, banjir, deras airnya, makanya kita tunda sekarang,” kata Argo. (*)

BAGIKAN