Prabowo - Sandiaga

@Rayapos | Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membuat survei internal terkait Pilpres 2019. Hasilnya, Prabowo-Sandiaga kini memeroleh 40% menurut survei internal tersebut.

Saat ini memang, kata Andre, Jokowi-Ma’ruf Amin masih unggul. Tapi selisihnya hanya 4 persen dengan Prabowo-Sandi.

Baca juga:

Gempa 5 Skala Richter Guncang Kabupaten Lebak

Survei LSI: Program Prabowo-Sandi Belum Didengar Masyarakat

“Dari survei kita November kemarin, alhamdulillah Prabowo-Sandi sudah 40 persen, cuma beda 4 persen dari Jokowi,” kata Jubir BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade seperti dikutip detikcom, Jumat (7/12/2018).

“Dari awalnya Pak Jokowi meninggalkan kita hampir 18 persen, sekarang tinggal 4 persen,” ujar Andre.

Prabowo-Sandi disebut Andre sudah naik 15% sejak ditetapkan sebagai pasangan capres-cawapres. Andre lalu menghitung kemungkinan Prabowo-Sandi mengungguli Jokowi-Ma’ruf pada Januari 2019.

“Kalau menurut tren, insyaallah Januari nyalip Jokowi,” kata Andre.

Sebelumnya, survei yang dilakukan LSI Denny JA menunjukkan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf pada November 2018 mencapai 53,2%. Sementara elektabilitas pasangan Prabowo-Sandiaga berada di angka 31,2%.

“Selama dua bulan terakhir, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga mengalami turun-naik. Namun tidak banyak mengubah selisih elektabilitasnya,” demikian disampaikan Founder LSI, Denny JA, dalam siaran pers.

Denny JA menyimpulkan, kedua pasangan capres sebenarnya mempunyai program yang disukai dan sangat bisa menambah elektabilitas. Namun tim kampanye kedua pasangan kurang mengangkat program ini.

“Akibatnya, dua bulan masa kampanye program dikalahkan oleh isu sensasional yang tidak berpengaruh pada kenaikan elektabilitas,” pungkasnya.