Swasta Gandeng TNI Wujudkan Swasembada Pangang

@Rayapos | Sukabumi: Perusahaan swasta PT Suryanusa Nadicipta menggandengan TNI di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk melaksanakan progam swasembada pangan sebagai amanat pemerintah tentang ketahanan nasional.

“Swasembada pangan merupakan hal yang penting bagi negara agraris seperti Indonesia. Tentu saja, ketahanan nasional tidak akan terwujud tanpa ada ketahanan pangan yang salah satu progamnya melalui swasembada,” kata Koordinator Lapangan PT Suryanusa Nadicipta Saslihadi Harun di Sukabumi, Rabu.

Untuk melaksanakan progam ini pihaknya melakukan penanaman padi jenis hybrid seluas 5 hektar bersama anggota Kodim 0607 Sukabumi yang diwakili Danramil 0711/ Cibadak Kapten (Inf) Didik Marsudi di Desa Sukamulya dan Desa Pasir Datar Indah, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, penanaman padi ini rencananya akan menggunakan lahan seluas 25 hektare yang nantinya pengelolaan langsung dilakukan oleh kelompok tani. Sementara anggota TNI yang dilibatkan berperan sebagai penyuluh sekaligus pembina.

Lebih lanjut perusahaan yang bergerak di bidang agrowisata ini mempunya lahan seluas 320 hektare di dua desa tersebut yang rencananya akan dijadikan arela persawahan seluas 50 hektar.

Sementara sisanya zonasi agrowisata dan edukasi, sehingga dengan adanya kerjasama yang juga melibatkan masyarakat sekitar bisa meningkatkan kesejahteraan warga.

Selain itu, pihaknya juga konsen untuk mengelola lahan miliknya agar bisa dijadikan areal pesawahan produktif untuk menunjang kelangsungan ketahanan pangan minimalnya di Kecamatan Caringin.

“Diharapkan dengan adanya kerjasama ini Indonesia bisa mencapai swasembada pangan pada 2018 dan memiliki ketahanan pangan yang kuat,” tambahnya.

Sementara, Danramil Cibadak Kapten Didik Marsudi mengatakan negara akan kuat jika ketahanan pangannya terpenuhi. Pihaknya mengapresiasi langkap perusahaan tersebut yang konsen dalam progam swasembada pangan apalagi Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah lumbung beras Indonesia.

“Di tengah maraknya alih fungsi lahan pertanian bisa mengancam keberlangsungan ketahanan pangan, maka dari itu perlu adanya peran serta dari swasta untuk ikut mewujudkan progam swasembara pangan sesuai misi pemerintah,” katanya. [ant]

Comments

comments

LEAVE A REPLY