Tahanan Narkotika yang Kabur Akan Dipindahkan Ke LP Cipinang

Tembok Rutan Cawang yang dibobol oleh 7 tahanan yang kabur (FOTO: Istimewa)

@Rayapos | Jakarta: Enam tahanan narkoba Bareskrim Mabes Polri yang kabur akan dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang agar proses hukum bisa berjalan lebih efektif serta mengecah terulangnya kejadian kabur.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto mengatakan, rencana pemindahan para tahanan yang  kabur tersebut  akan dilaksanakan setelah polisi selesai melakuan pemeriksaan.

“Seminggu atau 10 hari setelah pemeriksaan tidak ada pengembangan lagi. Kita akan pindah ke LP Cipinang itu lebih efektif,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto di kantor Dirtipid Narkoba Bareskrim, Cawang, Jakarta Timur, Senin (30/1/2017).

Pemindahan dilakukan agar kejadian kaburnya tahanan dari sel tidak terulang. “Ini antisipasi agar mereka tidak terlalu lama ditahan dan bisa transfer ilmu, ini yang harus kita hindari,” imbuhnya.

Ruang tahanan kasus narkoba disebut Eko memang sebelumnya digunakan untuk lokasi rehabilitasi. Karena itu pihaknya akan menambahkan terali besi beton di sekeliling tembok tahanan narkoba Bareskrim di Cawang untuk mencegah kaburnya tahanan.

“Di LP akan lebih aman. Bangunan yang kita miliki ini, kami akui itu bekas tempat konseling dan rehabilitasi. karena Tipid Narkoba nggak punya tahanan maka itulah yang kami buat ruang tahanan dengan menambah sel-sel secara umum tidak layak. makanya akan tambahkan jerjak (terali) besi beton sekelilingnya,” papar Eko.

Dari tujuh tahanan yang kabur, polisi sudah berhasil menangkap  6 orang. Satu orang di antarnya bernama Amirudin tewas ditembak setelah mencoba melawan saat hendak ditangkap.  Sedangkan satu tahanan yang masih diburu  adalah Antony alias Ridwan alias Medan.

Ketujuh tahanan kasus narkotika tersebut kabur dengan menjebol tembok tahanan Narkoba Cawang pada Selasa (24/1).

Comments

comments