Ilustrasi

@Rayapos | Jakarta – Seorang pria bernama Herdi (45) tewas akibat luka tembak komplotan ‘koboi’ jalanan. tewasnya korban hingga kini belum belum bisa diungkap.

Saksi mata, sekitar lokasi, seorang pengusaha rumah makan, Iman menduga, Herdi bukanlah korban begal, perampasan maupun perampokan. Sebab, tas korban utuh dalam genggaman jasadnya, dimana di periksa juga, barang barang berharga milik korban juga tidak ada yang satupun yang dibawa lari para pelaku.

“Tidak ada barang yang dicuri pelaku. Tasnya aja masih ada di samping jasadnya,” ujar Iman, saat ditemui di Jalan Fajar, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (21/7/2018).

Baca juga:

Loris Capirossi Sesalkan Keputusan Pedrosa ‘Pensiun Dini’

Mandiri Tunas Finance Duga Pebakaran Kantornya Sudah Direncanakan

Dugaannya, Herdi menjadi korban balas dendam pelaku. Namun motif apa yang dilakukan pelaku, dia pun tak bisa menjawabnya.

“Biarlah polisi yang menjawab siapa dan motif pelaku seperti apa,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, korban tewas di lokasi kejadian akibat mengalami luka tembak, pada bagian kepala dan dada. Aparat kepolisian pun masih belum dapat dimintai keterangan.

BAGIKAN