Tangerang Harapakan Tol Serpong – Balaraja Buka Lokasi Terisolasi

@Rayapos | Tangerang: Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mengharapkan proyek jalan tol Serpong-Balaraja dapat membuka lokasi yang selama ini masih terisolasi dan meningkatkan perekonomian warga setempat.

“Juga dapat membuka wilayah dan pemukiman yang baru seperti di Kecamatan Solear, Legok dan Tigaraksa,” kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, Selasa.

Ahmed mengatakan proyek jalan tol tersebut memiliki dampak ekonomi terhadap penduduk lokal dan menyerap tenaga kerja.

Pernyataan tersebut terkait proyek tol Serpong-Balaraja sepanjang 40 km melintasi Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

Jalan tol tersebut merupakan kelanjutan dari tol TB Simatupang, Jakarta Selatan menuju Serpong dan proyek dibangun dalam tiga tahap oleh pihak swasta.

Namun tahap pertama sepanjang 9,3 km ruas Serpong-Legok, tahap kedua 10,7 km Legok-Tigaraksa dan terakhir 10 km dari Tigaraksa menuju Balaraja.

Bahkan proyek itu nantinya terhubung dengan tol Tangerang-Merak dan memudahkan pengendara hendak ke Pulau Sumatera melalui Cilegon atau sebaliknya.

Tahap awal proyek ditargetkan rampung tahun 2018 dengan lebar jalan mencapai 60 meter dapat dilalui empat jalur kendaraan.

Sedangkan anggaran proyek tol itu sebesar Rp6,2 triliun dan terdapat sekitar 20 jalan untuk keluar bagi pengendara.

Ahmed menambahkan proyek itu sudah dirancang sejak tahun 2014 dan akan selesai tiga tahap tahun 2020.

Menurut dia, keberadaan jalan tol dapat membuka lokasi baru yakni menghubungkan Kecamatan Jambe dengan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Demikian pula membuka wilayah untuk kawasan pemukiman baru untuk wilayah Maja, Kabupaten Lebak, Banten. [ant]

Comments

comments

LEAVE A REPLY