Terakit Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan KPK Kembali Panggil Andy Purnomo

@Rayapos | Jakarta: Andy Purnomo selaku anak dari bupati nonaktif Klaten Sri Hartini, kembali dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kali ini, Andy akan bersaksi untuk ibunya, Sri Hartini, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap jual-beli jabatan di Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

“Yang bersangkutan (Andi Purnomo) diperiksa sebaga‎i saksi untuk tersangka SHT (Sri Hartini),” ujar, Rabu (25/1).

Ketua Komisi IV DPRD Klaten dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut diduga mempunyai peran sebagai pengumpul uang hasil suap sang ibu dalam pengaturan jabatan di lingkungan Pemkab Klaten. Mengingat uang miliaran rupiah disita dari kamarnya beberapa waktu lalu.

Selain Andy, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan kepada sejumlah pejabat di Pemkab Klaten. Mereka yakni, Lusiana selaku PNS Bappeda Klaten, Kepala BKD Klaten, Sartiyasto dan Sukarno selaku PNS Staf Sekretariat BKD Klaten, Syahruna, Inspektur di Pemkab Klaten, Slamet, selaku PNS Kabid Mutasi di BKD Klaten serta dua ajudan Bupati Klaten, yakni Edy Dwi Hananto dan Nina Puspitasari.

“Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka yang sama yakni SHT,” terang Febri.

Untuk diketahui, dalam kasus ini, KPK baru menjerat dua orang tersangka yakni Sri Hartini yang diduga sebagai penerima suap dan Suramlan selaku PNS di Pemkab Klaten yang diduga sebagai pemberi suap‎. Tak menutup kemungkinan ada keterlibatan pihak lain dalam kasus skandal jual-beli jabatan ini.

Comments

comments

LEAVE A REPLY