Puti Diana, Pangeran Charles bersama kedua putra mereka, Pangeran William dan Pangeran Harry

@Rayapos | Jakarta – Kematian Putri Diana secara tragis pada 1997 silam meninggalkan luka mendalam bagi seluruh warga Inggris. Terutama keluarga dan kedua putranya, Pangeran William dan Harry.

Putri Diana yang memgalami kecelakaan di Paris harus diterbangkan kembali ke London untuk proses pemakaman.

Saat pemakaman, Pangeran William (15) dan Harry (12) menarik simpati publik karena tegar berjalan beriringan di belakang peti jenazah mendiang sang ibu. Kala itu, keduanya juga didampingi oleh Pangeran Charles (mantan suami Putri Diana), Earl Spencer (adik Putri Diana), serta Pangeran Philip (suami dari Ratu Elizabeth II).

Baca juga: Alasan Ratu Elizabeth II Menunggu 5 Hari Umumkan Kematian Putri Diana

Berdasarkan buku terbaru Ingrid Seward bertajuk ‘My Husband and I: The Inside Story of Royal Marriage’, ternyata terdapat alasan tertentu mengapa kelima orang pria itu berjalan beriringan di belakang peti jenazah.

Seward mengungkapkan bahwa sesaat setelah Putri Diana meninggal, kakaknya, Earl Spencer kala itu percaya dirinyalah satu-satunya orang yang tepat untuk berjalan di belakang peti jenazah kakaknya.

Tetapi hal itu ditolak oleh pihak kerajaan. Mereka menginginkan kehadiran William dan Harry disana, terlebih setelah Ratu Elizabeth mengasingkan kedua pangeran ini ke gereja di Balmoral, Skotlandia, setelah kabar duka mengenai Diana mulai menyebar.

Namun, kerajaan menghadapi kesulitan merayu Pangeran William yang menolak berjalan mengiringi peti jenazah ibunya.

“Awalnya William menolak. Charles memohon kepada William dan menyebut ketidakberadaannya adalah sesuatu yang tidak benar,” tulis Ingrid Seward seperti dikutip dari News.com, Rabu (26/9).

Baca juga: Lucunya Foto Masa Kecil Pangeran William dan Harry

William pun akhirnya mengiyakan dengan satu syarat, kakeknya harus berjalan bersama mereka.

“Pangeran Philip ikut berargumen dan pada akhirnya William bersedia, namun dengan syarat kakeknya berjalan di sampingnya,” lanjut Seward.

Sejak kepergian Diana, Pangeran William dan Harry terus mengalami kesulitan untuk membicarakan segala sesuatu menyangkut mendiang sang ibu.

Baru pada peringatan 20 tahun kepergian Diana, pada Agustus 2017, William akhirnya buka suara soal kejadian tersebut. Ia mengaku berjalan di belakang peti jenazah sang ibunda adalah “hal tersulit yang harus dilakukan.”