Pangeran Charles dan Putri Diana

@Rayapos | Jakarta – Putri Diana dan Pangeran Charles mengakhiri rumah tangga mereka di tahun 1996. Setelah menikah selama 15 tahun dan dikaruniai dua orang anak.

Kini, 22 tahun setelah perceraian dan 21 tahun sejak kematian tragis sang putri, beredar kabar mengejutkan. Bahwa mendiang Diana tidak pernah menginginkan terjadinya perceraian.

Hal ini dikatakan oleh Jenni Rivett, mantan pegawai Kerajaan atau personal trainer Putri Diana.

Menurut Rivet, Diana selalu mencintai Pangeran Charles.

“Dia menikah karena alasan yang benar,” kata Rivett dalam penampilannya di The Royal Box Yahoo.

“Dia menikah untuk cinta. Bukan dia yang meminta semua ini. Itu menyerangnya. Dia bukan orang yang ingin berpisah atau bercerai,” terang Rivett.

Pernyataan Rivett ini memang terdengar berbeda dengan rekaman terkenal Diana yang mengatakan rumah tangganya “aneh” dan pernikahannya menjadi “hari terburuk dalam hidupnya”.

Baca juga: Begini Isi Wasiat Putri Diana Beserta Maknanya

Selain itu, Rivett juga mengatakan Diana marah karena kehilangan gelar HRH (Her Royal Highness) dalam perceraian.

“Saya pikir dia hanya merasa terluka. Itu hanya satu dan lain hal. Dia harus menjadi duta besar untuk Inggris dan semua orang memujanya dan mencintainya dan dia adalah ibu dari raja masa depan. Mengapa dia harus kehilangan gelarnya?”

Di tahun 1997, terdapat rumor bahwa Diana bertengkar sengit dengan Rivett. Namun ia membantahnya melalui sebuah artikel yang diterbitkan The Chicago Tribune.

“Artikel surat kabar Sunday menunjukkan bahwa telah terjadi pertengkaran sengit, perpisahan antara saya dan teman saya dan pelatih Jenni Rivett, itu sangat tidak benar,” kata Diana dalam pernyataannya.

“Kami berdua memutuskan bahwa pelatihanku sekarang — setelah enam tahun — perlu mengambil arah lain. Jenni adalah, dan tetap, seorang teman dekat dan aku tidak pernah bisa cukup berterima kasih padanya untuk semua yang dia lakukan untukku.”