Tersangka Penghinaan Pancasila, Rizieq Shihab, Akan Diperiksa Untuk Kasus Dugaan Makar

@Rayapos | Jakarta: Polda Jawa Barat telah menetapkan Rizieq Shihab sebagai tersangka dalam kasus penistaan Pancasila. Meski demikian, pemimpin laskar Front Pembela Islam (FPI) ini masih menghadapi laporan-laporan lain di wilayah hukum Polda Metro Jaya, serta tak menutup kemungkinan di Polda Bali.

Usai dinaikkan menjadi tersangka Senin malam (30/1), Rizieq sudah harus bersiap untuk kembali diperiksa di Polda Metro Jaya untuk kasus dugaan makar dengan status saksi.

Menurut keterangan Polda Metro Jaya, agenda pemeriksaan Rizieq direncanakan digelar Rabu (2/1) besok. Hal tersebut ditegaskan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Dalam pemerikasaan nanti, juga akan dipanggil mantan juru bicara FPI Munarman dan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir.

“Hari Rabu, tanggal 1 Februari, nanti kita panggil. Habib Rizieq, Munarman, dan Bachtiar Nasir,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (30/1).

Salah satu agenda pemeriksaan adalah mendalami soal pertemuan-pertemuan yang dilakukan oleh beberapa individu yang diduga merencanakan tindakan makar terhadap pemerintah yang sah.

“Ketika di pertemuan. Nanti kan kita tanya, Bapak di pertemuan itu diundang oleh siapa? Materinya apa? Yang datang ke sana siapa saja?” ujar Argo.

Menurutnya, sejauh ini sudah ada 50 saksi yang diperiksa Polisi dan proses pemeriksaan sudah mendekati tahapan akhir sebelum berkas dilimpahkan ke kejaksaan.

Sementara itu, sembilan tersangka dugaan makar yang ditetapkan Polisi adalah Ratna Sarumpaet, Kivlan Zen, Adityawarman Thaha, Firza Husein, Rachmawati Soekarnoputri, Eko Suryo Santjojo, Sri Bintang Pamungkas, Alvin Indra dan Hatta Taliwang.

Comments

comments

LEAVE A REPLY