Rochima, kakak kandung Fadilla Maretta siswi SMAN 3 Lamongan Jatim, mengungkap rencana Pungli di SMAN 3 Lamongan.

@Rayapos | Lamongan – Kisah uang tebus ijazah siswi SMA Negeri 3 Lamongan, Fadilla Marreta yang viral di medsos akhirnya memalukan dunia pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jatim, Saiful Rachman, lewat akun‏ @saifulrachman32 dengan tegas menyatakan, pengambilan ijazah gratis. “Jangan sampai (ini) dipolitisisasi untuk popularitas seseorang (Ahok)” tulisnya.

Baca juga: Surat Ahok pun Ditanggapi Pejabat sebagai Politisasi

Persoalan siswi SMA minta bantuan uang ke mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk menebus ijazah. Dan, Ahok berniat membantu uang, kemudian dikaitkan dengan masalah politik.

Ternyata, setelah dikonfirmasi wartawan, kakak kandung Fadilla Marreta bernama Rochima, membenarkan. Bahwa benar, Kepala SMA Negeri 3 Lamongan, Wiyono, memang minta uang kepada keluarga Fadilla untuk menebus ijazah.

Bahkan, menurut Rochima, Kepala SMA Negeri 3 Lamongan Wiyono menyatakan, pembayaran tebus ijazah bisa diangsur (kredit). Asal dengan surat perjanjian utang.

Keluarga Fadilla didatangi wartawan di rumahnya, Jalan Kusuma Bangsa, Lamongan, Selasa (2/1). Kakak kandung Fadilla bernama Rochima, dengan polos menceritakan semuanya.

Diceritakan, Fadilla lulus SMAN 3 Lamongan tahun lalu. Tapi, ijazahnya ditahan pihak sekolah.

Menurut Rochima, ijazah Fsdilla belum dapat keluar apabila uang operasional sekolah belum dilunasi.

Pemahaman itu didapatkan setelah pihak keluarga Fadilla mengontak wali murid sekolah, perihal syarat agar bisa melakukan cap tiga jari untuk ijazah.

Rochima mengatakan: “Saya WA (WhatsApp) wali muridnya. ‘Pak saya mohon bantuannya ini teman teman adik saya semuanya pada cap tiga jari, apakah adik saya bisa cap tiga jari karena masih punya tunggakan?”

Lalu dibalas pihak sekolah: “Kapan bu bisa melunasi tunggakannya. Ya ibu punya berapa tolong dikasihkan sama kasih surat perjanjian untuk melunasi kapan, karena ini merupakan biaya operasional sekolah’,” tutur Rochima menirukan balasan WA pihak sekolah.

Kemudian, orang tua Rochima mengajukan utang ke koperasi. Dijanjikan uang akan cair pada Januari 2018.

Sementara itu Fadilla menyurati Ahok yang dipenjara di Rutan Brimob Kelapa Dua Depok. Fadilla menyurati Ahok meminta bantuan (uang) agar ijazahnya keluar.

Ahok lantas memerintahkan stafnya bernama Natanael Ompusunggu membantu Fadilla. Kemudian Fadilla menelepon Natanael menyampaikan surat balsan Ahok kepada Fadilla.

Nataneal kemudian meminta pihak sekolah memberikan rincian tagihan. Sekaligus meminta nomor rekening pihak sekolah (SMAN 3 Lamongan) untuk transfer uangnya.

Beberapa saat kemudian, menurut Natanael, Kepala SMAN 3 Lamongan Wiyono menghubungi Natanael, mengkonfirmasi hal itu. Dibenarkan Natanael, dan diminta nomor rekening sekolah.

Baca jugaKebaikan Ahok kepada Siswi SMA Ini Unik

Ternyata pihak SMAN 3 Lamongan tidak berani memberikan nomor rekening bank kepada Natanael. Malah beberapa saat kemudian Fadilla menghubungi Natanael, mengatakan: “Sudah beres, pak. Mereka (pihak sekolah) sudah kasihkan ijazahnya,” kata Natanael menirukan Fadilla.

Kenyataan yang terjadi, menurut Rochima, setelah Fadilla mendapat surat balasan dari Ahok, dia dan adiknya mendatangi SMAN 3 Lamongan. Bertemu kepala SMAN 3 Lamongan Wiyono.

Tujuan Rochima dan Fadilla menemui Wiyono, menunjukkan surat balasan Ahok bahwa Ahok sanggup membayar uang ijazah Fadilla.

Rochima mengatakan, Wiyono langsung memberikan ijazah kepada Fadilla. Tanpa banyak bicara. Bahkan, Wiyono tak membaca surat dari Ahok tersebut.

Menurut Rochima, Wiyono mengatakan demikian: “Wis gak atek ngene-ngenean, Bu, aku wis percoyo.”

Artinya: “Sudah gak pakai begituan bu (surat Ahok) saya sudah percaya. Silakan diambil. Sekolah tidak menerima kiriman uang lewat rekening. Silakan untuk siswinya saja,” kata Rochima menirukan ucapan Wiyono saat ditunjukkan surat dari Ahok.

Rochima tidak tahu, bahwa Kepala SMAN 3 Lamongan sudah menelepon Natanael untuk konfirmasi. Tapi, pasti, Rochima dan Fadilla senang menerima ijazah.

Mengapa Fadilla minta bantuan Ahok? “Dia (Fadilla) ngefans sama Ahok. Kebetulan setelah 3 bulan surat adik saya yang berupa puisi tersebut dibalas sama Ahok,” kata Rochima. (*)

Baca juga: 

BAGIKAN