Ilustrasi

@Rayapos | Bali – Seorang bule wanita asal Norwegia yang menginap di Kuta Selatan, Bali, jadi korban perkosaan. Pelakunya mengaku tergoda melihat bule cantik tersebut sedang tidur tanpa busana.

Kejadian itu terjadi di Be Home Luxury Vila Banjar Langui nomor 300 Desa Ungasan Kuta Selatan, Badung, Bali pada Selasa (11/9/2018) lalu.

Berdasarkan keterangan, Senin (10/9) korban bersama rekannya ATO (23), check in di Be Home Luxury Villa.

Pada Selasa (11/9) keduanya pergi keluar, lalu kembali lagi ke Villa pukul 22.00. Bersama rekan lainnya korban lalu berenang di kolam sambil minum-minum.

Kemudian setelah berenang, korban naik ke kamarnya di lantai II untuk mandi air hangat.

Karena shower mandinya macet, korban meminta bantuan ke Pelaku bernama Putu Ajus Novan Arya Sutawinaya (30) untuk menghidupkannya.

Baca juga:

Gadis Cantik Diperkosa Bergilir Selama 14 Hari di Hutan Pinus

Terungkap, Gadis Dijual ke Malaysia, Bersihkan Kotoran Hewan

Ketika Putu (pelaku) datang, korban sudah selesai mandi dan masuk ke kamar tidurnya.

Karena terbiasa tidur tanpa pakaian sehelaipun, bule cantik ini pun tanpa ragu melepas semua bajunya, lalu tidur.

“Korban pun langsung tidur saat itu dalam kondisi telanjang bulat,” kata Kapolsek Kuta Selatan AKP Doddy Monza, Kamis (13/9/2018).

Putu yang saat itu sudah selesai memperbaiki shower, tak sengaja melihat bule cantik ini tidur telanjang. Maka, pikiran kotor merasuki dirinya untuk berbuat asusila.

Beberapa saat kemudian korban terbangun dengan tubuh sudah ditindih oleh pelaku

“Pelaku diduga melakukan pemerkosaan ketika korban sedang tidur,” jelasnya.

Korban kemudian berontak. Lalu memberitahu rekannya.

“Saat itu terlapor dalam keadaan telanjang bulat. Kemudian pelapor turun dari kamarnya memberi tahu temannya yang bernama ATO perihal kejadian yang dialami, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kutsel,” jelasnya.

Baca juga:

Pemerkosa Gadis Cantik di Hutan Pinus Tertangkap, Pelaku Masih ABG

Korban pun diantar melapor ke Mapolsek Kutsel. Pelaku dan barang bukti berupa bed cover yang ada bercak darahnya, celana dalam laki-laki dan wanita, handuk putih dan selimut, ditahan polisi.

“Pelaku telah mengakui melakukan hubungan badan dengan korban. Pelaku melakukan hubungan badan tersebut karena pengaruh alkohol dan pelaku merasa diberi peluang oleh korban untuk melakukan hubungan intim,” ungkapnya.

Menindaklanjuti laporan korban LP-B/250/IX/2018/Bali/Resta Dps/Sek Kutsel tanggal 12 September 2018, pelaku yang tinggal di Jalan Pulau Batanta Denpasar tersebut diamankan di tempatnya bekerja yang merupakan TKP pemerkosaan.

Pelaku dan barang bukti kemudian diamankan ke Mapolsek Kuta Selatan hari itu juga.

Pelaku kini dijerat pasal 285 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.