Prabowo - Sandiaga

@Rayapos | Jakarta – Survei elektabilitas capres-cawapres terbaru yang dirilis Median membawa angin segar bagi kubu Prabowo. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyambut gembira hasil survei tersebut.

“Survei itu menjadi berita gembira bagi kami dan menunjukkan lampu merah untuk Pak Jokowi,” ujar juru debat BPN Prabowo-Sandi, Suhud Alynudin, kepada wartawan, Rabu (28/11/2018).

Baca juga:

PKS Prediksi Ahok Jadi Petaka Jika Masuk PDIP

KPK Tangkap 6 Orang Penegak Hukum di Pengadilan Jakarta Selatan

Timses Prabowo, sebut Suhud, senang lantaran, dalam survei Median, elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin hanya 47 persen. Menurut dia, peluang untuk mengalahkan Jokowi makin besar.

“Petahana dengan elektabilitas di bawah 50 persen artinya kemungkinan besar bisa dikalahkan,” tuturnya.

Suhud memprediksi bakal sulit bagi Jokowi untuk mendongkrak elektabilitas. Karena itu, timses Prabowo-Sandi akan bekerja keras menggaet swing voters.

“Waktu empat bulan tersisa. Kami kira sulit bagi Pak Jokowi untuk meningkatkan elektabilitasnya lebih tinggi lagi,” ucap politikus PKS itu.

“Dalam waktu yang tersisa, kami akan bekerja keras agar swing voters seluruhnya memilih Prabowo-Sandi,” imbuh Suhud.

Bukan hanya itu, dalam survei Median Prabowo juga unggul di kalangan pengguna media sosial. BPN Prabowo-Sandiaga menilai hal itu wajar.

“Wajar lah Pak Prabowo-Sandi menang, unggul di medsos,” ujar juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, kepada wartawan, Rabu (28/11/2018).

Andre menjelaskan alasan mengapa wajar Prabowo-Sandiaga unggul di kalangan pengguna media sosial. Sebab, rata-rata pemilih capres-cawapres nomor urut 02 itu merupakan pemilih rasional, berpendidikan, dan generasi milenial.

“Yang ingin perubahan memang rata-rata milih Pak Prabowo. Kan pemilih rasional itu kan pengguna media sosial. Karena mereka punya pendidikan yang lebih tinggi. Kedua banyak generasi milenial yang juga mendukung Prabowo-Sandi,” tuturnya.

Andre pun optimistis elektabilitas Prabowo-Sandiaga akan terus meningkat di masyarakat. Bukan hanya di kalangan pengguna media sosial.

“Hasil survei itu menambah optimisme kami bahwa kerja politik Pak Prabowo-Sandi sudah on the track. Juga mengkonfirmasi survei internal kami bahwa ketertinggalan kami dalam survei keseluruhan itu semakin tipis dibanding Pak Jokowi-Ma’ruf,” kata Andre.