Panglima TNI, Hadi Tjahyanto | Foto: Rayapos/BINTANG

@Rayapos | Sentul – Asian Games merupakan salah satu agenda besar Indonesia di tahun ini. Guna menjaga kondisi keamanan ditengah banyaknya kasus teror yang terjadi, pemerintah akan menurunkan personil TNI.

“Pasukan TNI sendiri sedang dalam proses pembentukan untuk pengamanan Asian Games. Jadi nanti kita juga dilibatkan dalam membantu pihak kepolisian republik Indonesia,” ungkap Panglima TNI, Hadi Tjahyanto di PMPP TNI, Sentul, Sabtu (21/7/2018).

“Nantinya personil yang diturunkan berasal dari tiga angkatan, yakni Angkatan Laut, Darat, dan Udara. Jadi semua akan kita libatkan dan seimbang,” sambungnya.

Baca Juga:

Kemenpora Siapkan Bonus Bagi Peraih Medali Asian Games

Milla Panggil Ezra dan Andritany untuk TC Asian Games

Terkait permasalahan terorisme, Hadi Tjahyanto mengaku peran TNI dalam menanggulangi terorisme tidak akan berbenturan dengan pihak kepolisian. Justru TNI dan kepolisian akan saling bersinergi. Dalam hal ini TNI akan melaksanakan perannya sesuai dengan isi dari undang-undang terorisme.

“Kita akan melaksanakan mulai dari pencegahan sampai dengan penindakan. Itu pun tetap berkordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia,” ucapnya.

“Oleh sebab itu organisasi yang dibentuk dalam mencegah tindak terorisme, akan dilibatkan license official dari polisi. Demikian juga TNI akan meletakkan license officialnya juga. Sehingga terjadi strukturisasi pola gerak dan pola tindak dari dua institusi ini. Tapi yang kita fokuskan tetap pada pencegahan,” pungkasnya.