Tolak Perintah Eksekutif, Trump Pecat Dua Pejabatnya

Sally Yates dipecat dari tugasnya sebagai Jaksa Agung AS (FOTO: Sky News)

@Rayapos | Washington DC: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memecat Jaksa Agung Sally Yates. Pasalnya, Sally Yates menolak aturan yang  ditetapkan Trump  yakni melarang pengungsi dari beberapa negara muslim masuk ke wilayah Amerika Serikat.

Selain menolak kebijakan Trump, Yates  juga memerintahkan para jaksa penuntut yang bekerja di Kementerian Kehakiman AS untuk tidak menerapkan larangan imigrasi Presiden AS itu.

Sebelumnya pada Jumat 27 Januari 2017, Donald Trump telah menandatangani  perintah eksekutif yang melarang semua orang asal Suriah, Iran, Irak, Yaman, Sudan, Somalia dan Libya untuk datang ke AS hingga 90 hari ke depan.

Melalui Twitter, pihak Gedung Putih mengatakan bahwa posisi Yates akan digantikan oleh Dana Boente. Saat ini Boente menjabat sebagai Jaksa Wilayah Virginia Distrik Timur.

“Yates sudah mengkhianati Kementerian Kehakiman dengan menolak untuk menerapkan perintah hukum yang dikeluarkan untuk melindungi warga AS,” pernyataan Gedung Putih melalui Twitter, seperti dikutip Sky News, Selasa (31/1/2017).

Yates yang ditunjuk oleh mantan Presiden Barack Obama, mengatakan kepada para pengacara Kementerian Kehakiman pada Senin 30 Januari bahwa ia tidak akan membela perintah larangan untuk imigran yang dikeluarkan oleh Trump. Meskipun perintah itu akan dibawa ke pengadilan.

“Saya tidak percaya bahwa perintah itu akan konsisten dengan kewajiban dari institusi ini untuk selalu mencari keadilan dan membela kebenaran,” tutur Yates saat itu.

Yates juga menegaskan bahwa ia tidak yakin bahwa perintah itu sesuai dengan hukum.

Selain Yates, donald Trump juga memecat Direktur Imigrasi dan Bea Cukai, Daniel Ragsdale. Pemecatan Ragsdale hanya beberapa jam setelah Trump mendepak Yates.

“Thomas Homan akan membantu kami menegakkan imigrasi dalam hukum Amerika Serikat. Ini semua demi keamanan dan kepentingan nasional,” kata Menteri Dalam Negeri, Joh Kelly, dalam sebuah pernyataan yang dilansir AFP.

Hingga kini, belum diketahui alasan pemecatan Ragsdale.

Comments

comments