rayapos.com - Tommy Soeharto
Tommy Soeharto (FOTO: Jawa Pos)

@Rayapos | Jakarta – Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) yang masuk sebagai calon legislatif (caleg) dari Partai Berkarya sempat menjadi sorotan. Karena Tommy pernah mendekam di penjara lebih dari 5 tahun dalam kasus pembunuhan.

Namun menurut Komisi Pemilihan Umum (KPU), Tommy lolos verifikasi sebagai bakal caleg untuk DPR RI.

“(Tommy tidak gugur) Bukan narapidana korupsi,” ucap Ketua KPU Arief Budiman kepada wartawan, di Hotel Lorin, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/7/2018).

Baca juga:

Perjuangan Herayati, Anak Tukang Becak, Cum Laude ITB

Kemenpora Siapkan Bonus Bagi Peraih Medali Asian Games

Namun, sebagai mantan narapidana dengan hukuman lebih dari lima tahun, dia harus mengumumkan melalui media bahwa dirinya telah selesai menjalani massa tahanan. Persyaratan itu wajib dipenuhi oleh setiap narapidana termasuk Tommy.

“Butuh declare, cuma umumkan kepada masyarakat dia sudah selesai menjalankan massa pidananya,” ucap Arief.

Namun, Arief belum memastikan apakah Tommy sudah melampirkan dokumen tersebut atau belum. Jika belum, dia harus melampirkan sebelum batas waktu perbaikan persyaratan pada tanggal 31 Juli 2018.

“Saya tidak hafal satu-satu calon. Yang bersangkutan harus menyerahkan seluruh dokumen lengkap kemarin. Pada saat berkas masuk KPU, kalau belum tgl 22 sampai 31 Juli,” ucap Arief.

Tommy sendiri sempat menyatakan akan memenuhi persyaratan dari KPU. Dia pun akan menerima setiap keputusan KPU.  “Saya kira kita selalu mengikuti aturan main yang ada, aturan KPU jelas, kami tidak lakukan pelanggaran. Dan kita akan mengikuti aturan main,” ucap Tommy

Tommy sempat divonis 18 bulan penjara di kasus korupsi tukar guling Bulog-Goro. Namun, di tingkat PK, vonis itu dibatalkan.

 

BAGIKAN