TPID: Inflasi Bengkulu Stabil Hingga Pertengahan 2017

Pemerintah optimis tingak inflasi akan alami penurunan di bulan-bulan mendatang (Foto: sigap.bantenprov.go.id)

@Rayapos | Bengkulu: Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bengkulu memprakirakan, inflasi Bengkulu hingga satu semester ke depan atau pertengahan 2017 stabil di kisaran angka 3,8 persen.

“Inflasi akan stabil karena komponen inflasi terbesar yakni ketersediaan pangan hingga pertengahan tahun 2017 diketahui aman,” kata Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu, Endang Kurnia Saputra di Bengkulu, Kamis.

Saat rapat koordinasi awal tahun yang digelar TPID di Kantor Gubernur Bengkulu, Endang mengatakan komponen angkutan udara akan mempengaruhi inflasi Bengkulu.

Namun, komponen inflasi terbesar yakni ketersediaan pangan hingga pertengahan tahun 2017 diprediksi aman dengan ketersediaan beras di Bulog Bengkulu.

“Kami berupaya mengamankan inflasi sehingga angkanya tetap stabil 3,8 persen, berada di bawah rata-rata nasional,” ucapnya.

Kepala Bulog Divisi Regional (Divre) Bengkulu, Subali Agung Gunawan menambahkan ketersediaan bahan pokok seperti beras dan gula cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lebaran tahun ini.

“Persediaan beras dan gula cukup hingga pertengahan tahun, apalagi untuk beras akan memasuki masa panen dalam waktu dekat,” katanya.

Sementara pejabat Biro Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Januar Jumalinsyah mengatakan, koordinasi yang dilakukan TPID tersebut untuk menstabilkan angka inflasi yang berpengaruh pada perekonomian daerah. [ant]

Comments

comments