Trump sempat salah posting foto bilateralnya dengan Jokowi

@Rayapos.com | Hamburg: Tak hanya Presiden Joko Widodo yang memposting pertemuan bilteral dengan Presiden AS, Donald Trump di media sosial. Aksi serupa juga dilakukan oleh Trump. Sayangnya, Trump sempat salah memposting keterangan foto di akun Instagramnya.

Saat pertama kali Trump memposting foto pertemuannya dengan Jokowi, ia sempat membubuhkan keterangan  ‘dengan Presiden Jokowi’ padahal tengah bersama PM Singapura Lee Hsien Loong.

Tak lama setelah menyadari kesalahan itu, postingan tersebut akhirnya dihapus. Namun, postingan yang dipublikasikan melalui akun Instagram @realdonaldtrump itu sempat menuai banyak kritikan.

Tak berapa lama akhirnya foto dihapus dan kembali diposting yang baru.

Kali ini antara foto dengan keterangannya cocok. Tidak salah seperti semula. “President Trump and President Widodo of Indonesia Before Bilateral Meeting. #G20Summit #USA,” tulis akun Instagram Trump.

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga memposting pertemuannya dengan Donald Trump melalui akun twitternya.

“Ternyata Donald Trump suka melucu,” ujar Jokowi melalui akun Twitter resminya @jokowi, Sabtu (8/7/2017).

Postingan Jokowi tentang pertemuan bilateralnya dengan Donald Trump di akun twitter resminya (Foto: twitter/@jokowi)
Postingan Jokowi tentang pertemuan bilateralnya dengan Donald Trump di akun twitter resminya (Foto: twitter/@jokowi)

Dalam pertemuan bilteral itu, keduanya membahas  membahas peningkatan kerjasama di bidang ekonomi dan pemberantasan terorisme. Di bidang ekonomi, Jokowi bicara mengenai ekspor kelapa sawit dari Indonesia ke AS.

Postingan Trump tentang pertemuannya dengan sejumlah pemimpin ekonomi G20 di Hamburg melalui di Isntagram (Foto: Instagram/@realdonaldtrump)
Postingan Trump tentang pertemuannya dengan sejumlah pemimpin ekonomi G20 di Hamburg melalui di Isntagram (Foto: Instagram/@realdonaldtrump)

Sementara saat membahas mengenai kerjasama penanggulangan terorisme, Jokowi menyampaikan apresiasinya atas komitmen AS untuk tidak memusuhi Islam dan bekerja sama dengan negara muslim untuk memerangi terorisme.

LEAVE A REPLY