Ratusan pasien di RSU Tangsel menunggu pemeriksaan (Foto: Istimewa)

@Rayapos | Tangsel –  Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) menemukan pelayanan kesehatan di Tangerang Selatan (Tangsel) masih buruk. Sedikitnya  ada sembilan permasalahan yang ditemukan  terhadap fasilitas dan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum kota Tangsel dan sejumlah Puskesmas yang terletak di wilayah Kota Tangsel.

Jupri Nugroho, Kordinator Divisi Advokasi dan Investigasi Tangerang Public Transparency Watch (Truth) menerangkan, berdasarkan hasil pemantauan pihaknya menemukan 15 masalah pelayanan pada RSU Kota Tangsel, 9 Masalah Pelayanan pada Puskesmas dan 9 masalah pada pelayanan BPJS Kota Tangsel.

“Ini temuan awal hasil dari verifikasi dan pemantauan di lapangan yang dimulai 23 Februari 2017 hingga 30 September 2017,” jelas Jupri dalam keterangannya kepada Rayapos, Kamis (28/12/2017).

Jupri menjelaskan sering kali pasien pengguna BPJS mendapat pelayanan yang buruk saat berobat. “Sering kali masyarakat mendapat pelayanan yang tidak sesuai dengan kelas BPJS, dan  memperoleh pelayanan dengan waktu yang lama,” katanya.

Dia menambahkan, seringkali pasien mendapat penanganan yang tidak memadai oleh penyedia  fasilitas kesehatan. Ketidak sesuaian persyaratan yang ditetapkan dengan yang diberikan kepada pasien, penanganan pasien yang tidak seragam, kemampuan petugas non medis yang kurang terampil, cekatan, dan kurang ramah.

Selain masalah pelayanan tersebut diatas, Jupri melalui lembaganya juga menemukan beberapa permasalahan di sejumlah fasilitas kesehatan dimiliki oleh Pemkot Tangsel yang tidak bersinergi dan terintegrasi dengan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Selain itu, kata Jupri, Dinas Kesehatan Tangsel kurang terbuka dengan anggaran, serta tingkat kepatuhan iuran peserta BPJS rendah. Terdapat piutang BPJS sampai dengan Januari 2017 sebesar Rp 64 miliar dari 122.157 peserta yang menunggak bayar. Infrastruktur layanan Kantor BPJS kurang mamadahi. RSU dan Puskesmas kurang terbuka terhadap BPJS dalam hal kolaborasi.

Comments

comments