Pelaku pemerkosa bule cewek asal Norwegia. Dok Pol

@Rayapos | Badung – Kasus ini mencoreng pariwisata Indonesia. Turis cewek Norwegia (masih dirahasiakan namanya) diperkosa Putu Ajus Novan Sutawinaya, pegawai Vila di Bali.

Kapolsek kuta Selatan AKP Doddy Monza menjelaskan kepada wartawan, Kamis (13/9/2018), pemerkosaan itu terjadi Selasa (11/9/2018) malam sekitar pukul 23.00

Lokasi kejadian di tempat kerja pelaku Putu, di Be Home Luxury Villa. di Desa Ungasan, Kuta Selatan.

Sebelum diperkosa, korban sempat berenang sambil minum-minum alkohol bersama dua orang temannya, Anniken dan Pedro.

Itu dilakukan korban setelah mereka jalan-jalan berkeliling Nusa Dua, Bali. Usai jalan-jalan korban dan teman-temannya juga sempat berenang bersama.

“Setelah itu teman orban bernama Anniken Tranung Olsen dan Pedro (rekan korban). bersama korban, berenang di kolam Vila sambil minum-minum,” kata Doddy.

Doddy mengatakan, usai berenang, korban kemudian memutuskan untuk mandi air hangat. Mandinya di dalam kamar korban di lantai dua.

Merasa kesulitan menyalakan shower air hangat, korban meminta tolong pegawai vila. Yakni, pelaku datang naik ke lantai dua.

“Karena tidak bisa menggunakan shower air hangatnya, kemudian pelapor (korban) meminta bantuan terlapor (pelaku Putu Ajus Novan) untuk menghidupkannya,” tutur Doddy.

Baca Juga:

Setya Novanto Belum Lunas Bayar Denda Hukuman

Terungkap, Gadis Dijual ke Malaysia, Bersihkan Kotoran Hewan

Dibekuk Polisi, 2 Penjambret Melawan Pakai Parang dan Clurit

Saat itu korban belum mandi. Masih berpakaian lengkap. Dia minta tolong pelaku, Putu Ajus, sebab Putu memang house keeper vila tersebut.

Kemudian Putu mendatangi kamar korban di lantai dua. Dia membetulkan shower, dan kemudian shower berfungsi normal. Pelaku kemudian keluar kamar.

Doddy menuturkan: “Setelah korban selesai mandi, kemudian korban masuk ke kamar tidurnya, kemudian tidur.”

Beberapa saat tidur, kemudian korban terbangun. Sebab, tubuhnya sudah ditindih pelaku Putu Ajus Novan. Belum terungkap, bagaimana caranya pelaku bisa masuk kamar korban yang terkunci.

Dijelaskan, korban saat tidur tanpa busana alias telanjang. Sebab, dia merasa kamar sudah terkunci dari dalam.

Ternyata pelaku bisa masuk, langsung menindih tubuh korban. Saat itulah terjadi perkosaan.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan Iptu Muhammad Nurul Yaqin mengatakan korban dan pelaku, baru kenal. Karena pelaku yang menawarkan vila ke korban.

“Kenalnya di vila, karena pelaku kerja di sana. Juga dia yang menawarkan vila, ” terangnya.

Kepada polisi, korban juga membenarkan dalam kondisi terpengaruh alkohol saat peristiwa itu terjadi Rabu (12/9) . Saat melapor ke Polsek Kuta Selatan, korban tak kuasa menahan tangisnya.

“Korban menangis sewaktu cerita peristiwanya,” pungkasnya.

Pelaku Mengui Perbuatannya

Saat diperiksa, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku mengaku, dia melakukan tindakan asusila itu karena pengaruh alkohol.

“Hasil interogasi terhadap terduga pelaku bahwa pelaku telah mengakui melakukan hubungan badan dengan korban. Pelaku melakukan hubungan badan tersebut karena pengaruh alkohol dan pelaku merasa diberi peluang oleh korban untuk melakukan hubungan intim,” ujar Doddy.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 285 KUHP. Pelaku juga diancam dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara. (*)

BAGIKAN