UE: Perubahan Iklim Hasilkan Resiko Berbahaya di Eropa

@Rayapos | Brussels: Eropa lebih sering menghadapi kenaikan permukaan air laut dan cuaca ekstrem akibat perubahan iklim, kata Badan Lingkungan Hidup Eropa (EEA) di dalam satu laporan pada Rabu (25/1).

Di antara cuaca ekstrem tersebut ialah makin seringnya dan makin kuatnya gelombang panas, banjir, kemarau dan topan, kata laporan itu.

EEA mengkaji kecenderungan terakhir dan proyeksi mengenai perubahan iklim serta dampaknya di seluruh Eropa.

Tindakan, kebijakan dan strategi penyesesuaian diri yang lebih baik dan lebih luwes akan penting untuk mengurangi dampak tersebut, kata laporan itu.

Menurut laporan tersebut, hampir seluruh wilayah Eropa rentan terhadap perubahan iklim.

Di antaranya ialah Eropa Selatan dan Tenggara diproyeksikan menjadi tempat utama perubahan iklim, demikian laporan Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi. Wilayah itu diperkirakan menghadapi jumlah dampak yang paling merugikan.

Pada saat yang sama, di bagian barat Eropa, daerah pantai dan dataran rendah juga terlihat menjadi tempat utama sebab wilayah tersebut menghadapi peningkatan resiko banjir akibat kenaikan permukaan air laut dan kemungkinan peningkatan terjangan topan.

Dampak utama di bidang kesehatan berkaitan dengan peristiwa cuaca ekstrem, perubahan dalam penyebaran penyakit yang sensitif terhadap iklim, dan perubahan kondisi sosial serta lingkungan hidup, katanya.

Di antara dampak kesehatan ialah cedera, peradangan, pajaan terhadap bahaya bahan kimia dan konsekuensi kesehatan mental.

Dalam bidang ekonomi, kerugian bisa sangat tinggi, sebab kerugian ekonomi akibat peristiwa ekstrem yang berkaitan dengan iklim di negara anggota EEA berjumlah lebih dari 400 miliar euro (429,82 miliar dolar AS) sejak 1980.

Laporan itu juga mengatakan menyelaraskan penyesuaian diri terhadap perubahan iklim ke dalam kebijakan lain mengalami kemajuan tapi dapat ditingkatkan lagi.

Tindakan lebih lanjut lain meliputi peningkatan kerekatan kebijakan di seluruh bidang kebijakan berbeda dan tingkat pemerintah dan pendekatan penyesuaian diri managemen yang lebih luwes, katanya.

Comments

comments

LEAVE A REPLY