Ilustrasi : Maskapai Penerbangan Indonesia (Foto: Wikipedia)

@Rayapos | Jakarta – Uni Eropa (UE) resmi mencabut larangan terbang bagi semua maskapai penerbangan Indonesia di wilayah udara Eropa. Pencabutan larangan tersebut tertuang dalam daftar keselamatan penerbangan UE terbaru yang dikeluarkan Kamis (14/5/2018).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melalui akun twitter resmi @Menlu_RI mengunggah keterangan pers dari Komisi Uni Eropa soal pencabutan larangan terbang tersebut.

Dalam keterangan pers tersebut, UE menyatakan, pencabutan larangan disebabkan otoritas di Indonesia telah memperbaiki sejumlah aspek keselamatan sesuai standar Eropa.

Komisioner Uni Eropa, Violeta Bulc mengatakan, di Eropa aspek keselamatan adalah hal terpenting di penerbangan. Oleh sebab itu, ketika Indonesia memperbaiki rantai terlemah di aspek keselamatan, sudah saatnya larangan itu dicabut.

“Saya bersyukur bahwa setelah adanya kerja keras bertahun-tahun, hari ini kami dapat menghapus semua maskapai penerbangan Indonesia dari daftar larangan,” sebut Bulc dalam keterangan pers UE, Kamis (14/6).

Baca juga: 

Seperti diketahui, larangan terbang bagi seluruh maskapai penerbangan Indonesia di Eropa diberlakukan sejak lebih dari satu dekade, setelah Komisi Eropa memasukkan penerbangan Indonesia dalam daftar hitam tahun 2007 lalu.

Selama 11 tahun berikutnya, hanya tujuh operator Indonesia, di antaranya Garuda Indonesia, operasi regional Citilink dan Lion Air dicabut dari daftar hitam larangan penerbangan Komisi Eropa.

Lima belas negara, terdiri atas 114 maskapai penerbangan masih dinyatakan terlarang oleh Komisi Eropa, akibat pengawasan aturan yang lemah.

Lima maskapai penerbangan lainnya secara individual masuk dalam daftar hitam Uni Eropa. Antara lain, Iraqi Airways, Air Zimbabwe, Iran Aseman Airlines, Med-View Airlines dan Blue Wing Airlines. Sedangkan enam maskapai lain memiliki pembatasan operasional.

BAGIKAN