Valentino Rossi

@Rayapos | Valencia – Valentino Rossi mengakui jika musim ini menjadi yang terberat bagi Yamaha. Pabrikan garpu tala tak mampu menyaingi Honda dan Ducati, bahkan Yamaha juga sempat mengalami paceklik kemenangan sebelum Vinales juara di Phillip Island.

“Dari segi teknis, kami memang kesulitan. Situasinya mirip 2017, tapi awal tahun lalu kami lebih kompetitif,” ujar Rossi saat konferensi pers MotoGP Valencia, Kamis (16/11/2018).

“Kami begitu kesulitan di banyak balapan tahun ini dan tak mudah mencari fokus. Jadi musim ini begitu berat, apalagi di tahap karier saya saat ini. Tapi mungkin ini ujian bagi saya.”

Baca Juga:

Hasil Lengkap UEFA Nations League Hari Ini

Liga Inggris Siap Gunakan VAR Musim Depan

Hong Kong Open 2018: Tiga Ganda Campuran Indonesia ke Perempat Final

Rossi menyebut kemenangan Vinales di Australia dan performa garangnya di Malaysia merupakan tanda-tanda kebangkitan Yamaha. Karenanya, musim dingin kali ini akan penuh kesibukan demi membuat YZR-M1 kembali ke performanya yang dulu.

“Kami telah mengalami peningkatan sejak Thailand, dan Maverick menang di Phillip Island sementara saya kompetitif di Sepang. Tapi kami masih punya tugas menumpuk di musim dingin,” tuturnya.

“Saya rasa 2-3 bulan ke depan bakal penting mencari cara untuk kompetitif musim depan.”

Kendari belum bisa kompetitif, Rossi mengaku bahwa dua musim yang buruk ini tak melunturkan kepercayaan terhadap Yamaha. Rider Italia ini yakin, pabrikan Garpu Tala akan menyiapkan gebrakan selama uji coba pascamusim dan pramusim nanti.

“Menurut sejarah, Yamaha selalu mampu menciptakan motor pemenang, jadi saya percaya mereka. Kami hanya harus bekerja dengan baik dan cerdas. Kami akan punya beberapa hal baru, terutama pada mesin,” tukasnya.

BAGIKAN