Screenshot Facebook

@Rayapos | Jakarta – Cawapres Sandiaga Uno menanggapi kekesalan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti terhadap pernyataan dirinya saat berkampanye di Indramayu. Sandi akan menyiapkan penjelasannya secara detail.

“Bu Susi besok ya, nanti kami bicarakan selama saya belum ditenggelamkan. Kalau bu Susi belom komentar ditenggelamkan nanti saja satu dua hari,” kata Sandiaga di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2018) malam.

Baca juga:

Miris, Negara Kaya Minyak Ini Warganya Makan Daging Busuk

Viral, Ahok Menghina James Riady dan Billiy Sindoro, Begini Penjelasan Tim BTP

Sebelumnya, pada hari yang sama Susi Pudjiastuti menyatakan keberatan atas komentar Sandiaga Uno yang menyatakan akan mempermudah izin penangkapan ikan saat berkampanye di Indramayu, Jawa Barat, 10 Oktober 2018 lalu.

Saat itu, Sandiaga Uno menyatakan akan mempermudah pengurusan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) bagi nelayan.

Namun disanggah oleh Susi Pudjiastuti bahwa pihaknya tak pernah mempersulit penerbitan SIPI.

Menurutnya, kementerian telah membebaskan izin penangkapan ikan bagi kapal nelayan dengan kapasitas di bawah 10 GT.

Sedangkan untuk kapasitas 10-30 GT perizinannya di provinsi, dan kapal dengan kapasitas di atas 30 GT harus mengurus izin khusus karena sudah bukan termasuk nelayan.

“Saya tegaskan nelayan yang memiliki kapal berukuran di bawah 10 gross ton (GT) tidak diwajibkan mengurus izin, baik menangkap ikan maupun pelayaran. Kata Pak Sandi, izin akan dipermudah nanti. Saya mau konfirm kalau selama ini KKP tidak pernah menyulitkan izin-izin penangkapan ikan,” tutur Menteri Susi di Gedung KKP, Rabu (17/10/2018).

“Jangan asal bicara, baca dulu undang-undang perikanan baru memberikan komentar, saya tidak suka sektor ekonomi dibawa ke ranah politik, saya marah karena sudah diingatkan,” tambahnya.