FOTO: Ist

@Rayapos | Jakarta – Sebuah situs ktpprabowo.com menjadi viral di sosial media. Situs itu mengajak para pendukung Prabowo-Sandi mengunggah sejumlah data untuk dibuatkan Kartu Tanda Pendukung (KTP).

Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, memastikan situs itu bukan buatan timses.

“KTP Prabowo itu bukan dari BPN Prabowo-Sandi. Itu tidak resmi dari kami, tim sukses. Infonya dari relawan,” kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, Selasa (27/11/2018).

Baca juga:

Dor, Polisi Pekanbaru Tembak Penjambret Sadis

Bejat, Ayah Ini Perkosa Anak Kandungnya Selama 14 Tahun

Andre mengimbau agar para pendukung berhati-hati. BPN Prabowo-Sandi tidak bertanggung jawab andai terjadi penyalahgunaan data di kemudian hari, sebutnya.

“Tentu pihak kami tidak bisa bertanggung jawab terhadap hal-hal yang terjadi jika seandainya data disalahgunakan. Karena itu tidak resmi,” ujar Andre.

“Maka kita mengimbau kepada relawan dan pendukung agar berhati-hati. Jangan sampai disalahgunakan dan menjadi viral, nanti kita diserang orang,” tegas dia.

Saat dicek, situs ‘KTP Prabowo’ itu menampilkan foto Prabowo dan logo BPN Prabowo-Sandiaga. Ada pula tagar ‘2019GantiKTP’ dan tulisan ‘Formulir KTP Kartu Tanda Pendukung Prabowo’.

Ada formulir yang meminta data diri berupa nama lengkap, nomor e-KTP, alamat, nomor telepon, dan e-mail. Ada juga pertanyaan apakah bersedia menjadi koordinator desa/kelurahan atau saksi di TPS serta bersedia membiayai ongkos kirim kartu.

Situs ‘KTP Prabowo’ bertujuan mengumpulkan data para pendukung capres-cawapres nomor urut 02 itu. Setelah mendaftarkan diri, para pendukung nantinya akan mendapatkan ‘KTP Prabowo’, yang merupakan singkatan dari ‘Kartu Tanda Pendukung Prabowo’.