Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno

@Rayapos | Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menanggapi masalah pergantian beberapa wali kota di Jakarta. Menurutnya, ini lumrah terjadi. Pergantian itu merupakan bagian dari penyegaran.

“Prosedur dijalankan sesuai dengan apa yang sudah digariskan melalui sistem personalia yang ada di DKI. Sistem pembangunan human capital, secara baku, dilajukan secara ketentuan. Kita jelaskan Pak Anies dan saya nggak ada melihat ini personal atau emosional,” kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018).

Sandiaga bahkan sudah mengumumkan jauh-jauh hari terkait pergantian tersebut.

“Kemarin ke puncak, dikumpulin SKPD. Saya sampaikan ini adalah awal assessment, so ikhlas, kerja keras kerja cerdas, kerja tuntas dan ikhlas. You can be replaced anytime (Anda dapat diganti kapan pun),” jelas Sandiaga.

Baca juga:

Son Heung-min Siap Bela Korsel di Asian Games 2018

Nama ‘Gareth Soutghate’ Jadi Nama Stasiun Kereta di London

Ia menuturkan pergantian wali kota adalah usaha penyegaran dalam lingkungan Pemprov DKI. Menurutnya, proses tersebut sangat lumrah dilakukan.

“Setelah berjalan proses assessment-nya (kemudian) diambil keputusan bahwa akan ada penyegaran dan itu biasa. Terjadi di setiap organisasi seperti itu,” terang Sandiaga.

Gubernur DKI Jakarta merombak wali kota awal bulan lalu. Terdapat empat mantan wali kota yang dicopot dan belum diberikan posisi di lingkungan Pemprov DKI.

Para wali kota tersebut adalah Anas Effendi dari Jakarta Barat, Mangara Pardede dari Jakarta Pusat, Bambang Musyawardana dari Jakarta Timur, dan Tri Kurniadi dari Jakarta Selatan. Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) saat ini tengah menyelidiki proses perombakan tersebut.

BAGIKAN