Walkot Baubau ucapkan sumpah lantik eselon dua

Wali Kota Baubau Sulawesi Tenggara, AS Tamrin. (Foto: Member Of Kabar Group Indonesia)

@Rayapos.com | Baubau: Wali Kota Baubau Sulawesi Tenggara, AS Tamrin melakukan pengampilan sumpah dan melantik pejabat eselon dua yang merupakan hasil lelang jabatan di lingkup Pemerintah Kota tersebut, Senin.

Tiga pejabat yang dilantik yakni, Mustafa Zain sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Layanan Pengadaan Setda Pemkot Baubau, Wa Ode Soraya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan yang sebelumnya menduduki Sekretaris Dinas dan Wahyu sebagai Staf Ahli bidang Kesra yang sebelumnya sebagai staf Setda Kota Baubau.

Selain tiga orang pejabat tersebut, terdapat pula pejabat eselon III dan IV diantaranya, 10 orang Lurah, pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, kepala sekolah, dan pengawas sekolah lingkup Pemkot Baubau.

Wali Kota Baubau, AS Tamrin mengatakan penyegaran dalam suatu institusi seperti Pemkot adalah satu keniscayaan. Apalagi, pelantikan yang dilaksanakan sudah sesuai prosedur dan mekanisme yang ditentukan.

“Pelaksanaan pelantikan ini terdapat beberapa versi, ada yang hasil seleksi lelang jabatan. Dan untuk yang sudah melalui tahapan itu minimal tiga orang yang sampai ke saya dan harus tinggal satu orang saya pilih,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, meskipun satu orang yang dipilih untuk mendudukuki jabatan, tapi semua peserta telah disampaikannya untuk dapat memahami bahwa dalam satu organisasi seperti Pemkot yang ibaratnya sebagai rumah tangga dan wali kota sebagai orang tua harus membina anak-anaknya.

“Orang tua pasti menyayangi anaknya dengan sama, tetapi masing-masing punya kadar ada yang rajin dan malas. Begitu pula, yang namanya reward dan phanismen dalam organisasi keduanya adalah pembinaan. Diberi jabatan atau dinaikkan gajinya adalah reward. Dan ditegur maupun ditahan gajinya adalah phanismen supaya menyadari ada yang kurang,” katanya.

Hanya saja, menurut Tamrin, terkadang biasanya disentimen sehingga harus intropeksi diri untuk meningkatkan kinerja. Tetapi, dalam mutasi kali ini tidak ada sanksi berat seperti non job. Disamping itu kedepan juga akan terus dilakukan pengamatan, sehingga kalau memang perlu ada penyegaran akan dilakukan.

“Bagi yang baru mendapat jabatan dapat melaksanakan tugas dengan baik. Tunjukan komitmen yang akan dilaksanakan. Begitu pula, yang telah memasuki purna bakti atau yang dimutasi dapat bekerja dengan lebih baik,” pintanya.

Dalam pelantikan yang digelar di gedung Maedani Baubau itu, turut dihadiri Asisten III Setda Provinsi Sultra, Syarifuddin Safaa, Sekretaris Daerah Kota Baubau, Muhammad Djudul, dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah lingkup Pemkot Baubau. [Antara]

Comments

comments