Walkot Imbau Mahasiswa Batam Hindari Aktifitas Beresiko

Wali Kota Batam Muhammad Rudi (Foto: Suprizal Tanjung's Surau - WordPress.com)

@Rayapos | Batam: Wali Kota Batam Kepulauan Riau Muhammad Rudi mengimbau mahasiswa Batam yang kuliah di dalam dan luar kota untuk meghindari aktifitas beresiko, setelah seorang mahasiswa asal Batam tewas dalam kegiatan pendidikan dasar Mapala UII Yogyakarta.

“Untuk semua anak kita tidak hanya untuk yang menempuh pendidikan di luar. Kalau kegitan itu beresiko, lebih baik menghindari,” kata Wali Kota Rudi di Batam, Selasa.

Anak usia perguruan tinggi dinilai sudah dapat mengkaji sendiri tindakan dan aktifitas yang mengancam dirinya sendiri. Namun dibutuhkan kebijaksanaan untuk tidak mendulukan ego.

Pemerintah, kata dia, tidak dapat melarang mahasiswa untuk melakukan berbagai kegiatan, yang membatasi ruang geraknya.

“Itu hobi dan bakat, kalau kami mau larang, tapi kalau dia suka, tidak bisa,” kata Rudi.

Pemkot Batam menyampaikan duka cita atas meninggalnya Muhammad Fadhli (20), anak asal Kota Batam yang meninggal saat hendak dibawa ke Puskesmas Tawangmangu.

Bersama Fadhil, dua orang mahasiswa UII Yogyakarta lainnya juga meninggal dalam pendidikan itu, yaitu Syaits Asyam dan Ilham Nurpadmy. Ketiganya diduga meninggal akibat mendapat perlakuan kekerasan yang dilakukan seniornya.

Selain tiga mahasiswa meninggal dunia, sebanyak 10 mahasiswa juga mengalami luka dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Polisi terus melakukan penyidikan terkait adanya dugaan kasus penganiayaan yang menyebabkan tiga korban meninggal dunia mahasiswa UII Yogyakarta saat kegiatan Diksar Mapala di lereng Gunung Lawu, Desa Tlogodringo, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah itu.

Sementara itu, Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono menyatakan tim penyidik dari Kepolisian Resor Karanganyar telah menahan dua tersangka perkara penganiayaan tiga mahasiswa UII.

Menurut Kapolda, kedua orang yang ditahan tersebut selaku panitia Ditsar Mapala UII, yakni bernisial A dan Y. Keduanya masih menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik di Mapolres Karanganyar. [ant]

Comments

comments