Wanita ini mendapat hadiah setelah dipaksa melepaskan jilbab oleh polisi

@Rayapos.com | Long Beach, AS : Seorang wanita muslim mendapatkan hadiah uang tunai sebesar $ 85.000 dari kota Long Beach, setelah dia menuntut polisi California karena telah memaksanya melepas jilbab.

Wanita itu merupakan narapidana asal Afrika-Amerika bernama Kristi Powell, yang mengajukan tuntutan hukum pada tahun 2016.

Karena peristiwa tersebut, Departemen Kepolisian Long Beach mengubah kebijakannya mengenai narapidana yang mengenakan jilbab. Menurut The Los Angeles Times, polisi pada awalnya melarang narapidana mengenakan jilbab.

“Tidak ada pembenaran untuk melepaskan tutup kepala religius seseorang,” kata Marwa Rifahie, pengacara Powell, kepada The Los Angeles Times.

Rifahie juga mengatakan, Powell ditangkap pada Mei 2015 setelah dia dan suaminya dibawa oleh dua petugas ke kantor polisi karena beberapa pelanggaran.

Petugas yang memeriksa identitas Powell, menemukan tiga surat catatan pelanggaran miliknya, termasuk catatan kriminal pencurian mobil dan pencurian kecil lainnya.

Rifahie juga mengungkapkan bahwa kliennya itu tidak ingat tentang catatan pelanggaran terkait pencurian kecil pada tahun 2002. Sementara dua catatan kriminal lainnya, disebut bukan milik Powell, melainkan milik saudaranya, yang salah menggunakan namanya.

Dalam surat gugatan tersebut, petugas kepolisian disebut telah memaksa Powell untuk melepaskan jilbabnya, namun Powell menolaknya dan mengatakan: “dia memakai jilbab sesuai dengan ketentuan agamanya dan haknya untuk memakainya.”

Seperti diberitakan Fox News, petugas pada akhirnya melepaskan jilbab Powell secara paksa, yang membuat Powell berada ditahanan tanpa jilbab selama 24 jam, sebelum akhirnya ia dibebaskan.

“Dia ditahan di penjara semalam, dipaksa duduk di sel dan dia merasa putus asa, rentan dan terbuka tanpa jilbabnya kepada semua orang yang lewat melihatnya,” menurut tuntutan hukum tersebut.

“Dia menangis sepanjang malam dan mengalami penghinaan saat keyakinan agamanya dan integritas pribadinya dilanggar. Dia merasa bahwa petugas laki-laki dan narapidana laki-laki telah melihat bagian tubuhnya yang seharusnya tidak mereka lihat, menurut kepercayaan agamanya. ”

Powell kemudian menghubungi CAIR, Council on American-Islamic Relations, untuk melaporkan peristiwa tersebut.

Setelah itu dia mengajukan tuntutan hukum pada bulan April 2016 dan mengklaim bahwa polisi kota tersebut telah melanggar undang-undang.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY