Waspada, ada ‘liquid vape” yang mengandung tembakau gorila

rayapos.com - pengedar liquid vape berbahaya
Pengungapan kasus narkoba Polrestabes Bandung (FOTO: Istimewa)

@Rayapos.com|Bandung:  Petugas Satresnarkoba Polrestabes Bandung menangkap  empat orang pengedar  cairan rokok elektrik atau liquid vape berisi tembakau gorila yang mengandung narkotik golongan I (satu) berupa ganja sintetis.

Keempat pelaku masing-masing berinisial NM (27), DR (27), TR (27), dan IS (39) diringkus polisi di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/4) lalu. NM, DR dan TR diringkus di sebuah kontrakan, Jalan Cisaranten Kulon. Sementara IS ditangkap di kediamannya, kawasan Cibiru.

“Mereka mengedarkan liquid (cairan rokok elektrik) yang mengandung zat yang sama seperti zat tembakau gorilla,” kata Kasatserse Narkoba Polrestabes Bandung AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf, seperti dikutip dari detikcom,  Jumat (21/4/2017).

Selain menangkap  pengedarnya, polisi juga menyita ratusan botol liquid vape.

Febry mengatakan, cairan rokok elektrik bermerk exbe yang diedarkan oleh para pelaku merupakan hasil racikan para pelaku sendiri. Awalnya, pelaku membeli bibit narkoba berbentuk cair yang memiliki kandungan serupa dengan tembakau gorilla atau ganja sintetis.

“Kemudian mereka mencampurkannya dengan cairan berbagai rasa,” katanya.

Cairan itu dimasukkan oleh pelaku ke dalam botol berukuran 5 mililiter dan 7 mililiter. Pelaku, lalu mengedarkan cairan rokok elektrik itu melalui media sosial. “Harga perbotolnya bisa mencapai Rp 500 ribu,” kata Febry

Cairan rokok elektrik yang diedarkan pelaku, sambung Febry, sudah dibawa untuk diuji di laboratorium.

“Hasilnya di dalam cairan tersebut terkandung narkotik yang kandungannya sama seperti tembakau gorilla,” tuturnya.

Selain menangkap empat orang pengedar, polisi menyita cairan rokok elektrik siap edar sebanyak 163 botol berukuran 5 mililiter dan 7 botol berukuran 50 mililiter.

“Kita juga mengamankan barang bukti lain berupa 10 paket atau 520 gram tembakau yang telah dicampur cairan berkandungan tembakau gorila, serta satu paket kecil sabu-sabu sisa pakai,” kata Febry.

Keempat pelaku kini dibui di markas Satresnarkoba Polrestabes Bandung. Para tersangka dijerat Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotik. Ancaman hukumannya 5 hingga 20 tahun penjara.

Comments

comments