@Rayapos | Jakarta – Beberapa waktu lalu, Gempa kekuatan 7 Skala Richter (SR) dan susulan 6,2 SR di Lombok, Nusa Tenggara Barat menimbulkan banyak korban jiwa. Selain itu, tidak sedikit bangunan hancur porak-poranda.

Uniknya, masih ada banguna yang tidak terpengaruh guncangan hebat akibat gempa. Bangunan tersebut adalah Masjid Kuno Bayan di Kampung Adat Bayan, Lombok Utara. Masjid berusia 300 tahun itu masih tegak berdiri.

Sebagaimana dilansir laman Antara, Sabtu (11/8/2018), masjid yang berjarak 80 kilometer dari ibu kota Provinsi NTB, hampir tak mengalami kerusakan berarti. Hanya pagar tembok yang terlihat luluh lantah.

Sementara dinding bambu, atap yang juga tersusun dari kerangka bambu dan ditutup injuk serta berpondasikan batu tampak masih berdiri kokoh di atas gundukan bukit kecil.

“Alhamdulillah tidak ada yang rusak. Ini pagar tembok sedang dibersihkan,” ungkap Raden Kertamaji selaku penjaga rumah adat.

Baca Juga:

Berada di Bali, Sejumlah Selebritis Dunia Rasakan Gempa Lombok

BNPB: Korban Meninggal Gempa Lombok 82 Orang

Selain masjid, rumah adat di Kampung Adat Bayan juga nampak tidak mengalami kerusakkan berarti. Warga kampung adat juga tetap menghuni rumah yang terbuat dari bambu tersebut.

Untuk diketahui, Masjid Kuno Bayan memiliki keistimewaan tersendiri dan telah menjadi salah satu situs bersejarah yang ada di Indonesia. Masjid ini sendiri berdiri pada abad ke-17.

Bentuk masjid ini terihat cukup sederhanan karena memang tidak berbeda jauh dengan rumah-rumah sekitarnya. Di dalam masjid ini, terdapat beleq (makam besar) salah seorang penyebar agama Islam pertama di kawasan ini, yakni Gaus Abdul Rozak